Ibu-ibu catat iklan sinetron Ikatan Cinta [Facebook/Mahdaleni Abdila]
Sementara itu, totalitas emak-emak mencatat iklan Ikatan Cinta ini mendapat beragam respons dari warganet. Unggahan itu kini telah disukai 4,2 ribu orang dan dibagikan sebanyak 356 kali.
"Luar biasaaa," puji Lina Widhya***.
"Ya ampun bun, getol amat nulisin iklannya," tulis Shelvy tak menyangka.
"Niat banget Bun, kalau saya pas iklan langsung buka HP," tulis Rostika.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 24 Februari: Siapa Ayah Biologis Reyna? Mas Al Cemas
"Banyak amat ya iklannya," ujar Emma.
Berita Terkait
-
Bisakah Xiaomi Mengurangi Iklan di HyperOS 3?
-
Cara Hilangkan Iklan di HyperOS, HP Xiaomi Jadi Nggak Lemot
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Iklan Pizza Terpanjang di Dunia Tuai Perhatian, Tonjolkan Ukuran Jumbo dengan Saus Menggugah Selera
-
6 Game Penghasil Saldo DANA Tanpa Iklan, Cuan Sehari Rp100 Ribu Langsung Cair!
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar