SuaraJabar.id - Sepanjang 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat ada 41 warga yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Mereka semua diduga tertular HIV dari hubungan seks berisiko.
Untuk itu, Dinkes Kota Cimahi mengimbau warganya untuk tidak melakukan hubungan seks berisiko seperti bergonta-ganti pasangan dan hubungan seks tidak menggunakan alat pengaman kondom.
"Penyebab penularan HIV-AIDS melalui seks bebas. Sedangkan penularan melalui jarum suntik tahun ini (2020) tidak ditemukan," ungkap pemegang Program HIV-AIDS dan IMS pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyono kepada Suara.com, Kamis (25/2/2021).
Dari 41 warga yang terinfeksi HIV di tahun 2020, Mulyono mengatakan 4 di antaranya sudah berstatus Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Sementara yang terdata sejak tahun 2005 hingga 2020 tercatat ada 522 orang. Rinciannya, 319 HIV dan 203 sudah menjadi AIDS.
Dari total kasus HIV-AIDS yang terdata, sebanyak 59 orang di antaranya meninggal dunia sejak tahun 2005. Khusus tahun 2020 ada 13 orang yang meninggal.
"Biasanya kematian disebabkan keterlambatan test sehingga sudah menjadi AIDS. Intinya ditemukan sudah dalam keadaan AIDS," jelas Mulyono.
AIDS sendiri merupakan stadium akhir dari infeksi HIV. Dalam kondisi ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.
Mulyono mengungkapkan, setiap tahunnya temuan penderita HIV-AIDS di Kota Cimahi selalu ada. Hal itu diketahui berdasarkan test yang dilakukan pada populasi yang berisiko tinggi.
Baca Juga: Kenalin Nih Osin, Penari Cantik di Video Klip Atta Halilintar
Seperti pada Wanita Pekerja Seksual (WPS), transgender, gay, biseksual, pengguna narkoba jarum suntik dan pengguna tattoo.
"Kalau LSL (laki seks laki) masuk seks bebas. Penemuan kasus waria positif kalau Cimahi aja waria 1 orang, LSL ada 6 orang," sebutnya.
Mulyono menegaskan, HIV-AIDS sendiri tidak bisa disembuhkan. Penderita hanya diberikan obat sesuai resep dokter. Konsumsi obat tersebut dilakukan agar virusnya tidak semakin berkembang.
"Patuh minum obat ARV sesuai advise dokter sehingga kesehatan ODHA dapat dipertahankan," imbuhnya.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurahkman menambahkan, untuk menjaring penderita HIV-AIDS, pihaknya melakukan screening terhadap ibu hamil sesuai arahan dari Pemprov Jabar.
Dalam proses screening tersebut, bukan hanya HIV-AIDS yang disasar. Tapi bersamaan dengan Hepatitis B dan Sipilis. Apabila ditemukan, maka pihaknya bisa segera melakukan antisipasi dan pengobatan.
Berita Terkait
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
What a Finish! Nonton Piala Dunia 2026 Bonus Kondom Gratis, Kok Bisa?
-
Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
-
Jangan Lewatkan Promo Samsung Galaxy S26 Ultra di Blibli untuk Dapatkan Harga Termurah
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah