SuaraJabar.id - Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak pilihan tempat wisata. Beberapa mengandalkan keindahan alam. Beberapa lagi menawarkan wisata edukasi yang cocok untuk anak-anak.
Selain menawarkan keceriaan untuk si anak, wisata-wisata yang ditawarkan juga menjadi sarana edukasi yang cocok. Khususnya bagi anak yang menyukai satwa.
Berikut tiga objek wisata di kawasan Bandung Barat yang ramah dan cocok untuk anak.
1. Farmhouse
Pernah mendengar tempat wisata pakai voucher ditukar dengan susu murni di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat? Tempat itu adalah Farmhouse.
Objek wisata yang terletak di Jalan Raya Lembang, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini tak sekedar menawarkan wisata selfie atau swafoto, namun ada sarana edukasi terhadap anak.
Sejak dibuka, objek wisata Farmhouse sendiri menawarkan konsep wisata selfie dengan nuansa seperti di Eropa. Hal tersebut bisa dilihat dari bentuk bangunan dan kostum yang bisa disewa pengunjung.
"Ada kostum Belanda, Jerman, Skotlandia. Suasana bangunannya itu khas Eropa," ujar Public Relation Objek Wisata Farmhouse, Intania Setiati.
Bukan hanya sekeda selfie, Farmhouse juga menawarkan wisata edukasi yang cocok bagi anak. Dimana si anak bisa berinteraksi langsung dengan puluhan satwa di sana.
Baca Juga: Ada Tempat Camp Baru di Puncak Bogor Namanya Bukit Cita-Cita
"Pengunjung bisa ngasih makan burung merpati. Ada juga domba, kelinci. Bisa nggasih susu ke anak sapi," terang Intan.
Untuk memasuki objek wisata Farmhouse, harganya cukup terjangkau dan ramah dompet. Hargbanya cuma Rp 30 ribu berupa voucher, yang nantinya ditukarkan dengan susu murni.
Untuk menuju objek wisata Farmhouse, ada sejumlah akses yang bisa dilalui. Bagi Anda yang memulai perjalanan dari Kota Bandung atau dari luar daerah yang menggunakan exit Tol Pasteur, Anda tinggal mengarahkan kendaraan ke arah Setiabudi.
Kemudian setelah itu memasuki Jalan Raya Lembang. Lokasinya tepat berada di seberang objek wisata The Great Asia Africa.
Objek wisata Lembang Park and Zoo tergolong pendatang baru di kawasan Bandung Barat. Namun sudah banyak menyedot pengunjung dari berbagai daerah dan berbagai kalangan usia, tak terkecuali anak-anak.
Alasannya cukup masuk akal. Objek wisata wisata yang terletak di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, KBB itu memiliki segalanya untuk menjadi objek wisata pilihan berlibur bagi anak.
Lembang Park and Zoo merupakan objek wisata rekreasi dan tempat bermain yang dikombinasikan dengan kebun binatang. Mengusung konsep ala Bavaria, kebun binatang sekaligus taman ini dikemas secara modern.
"Jadi memang sangat cocok dan ramah untuk semua kalangan. Termasuk anak," ujar Manajer Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto.
Tempat wisata tersebut memang salah satunya bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian akan satwa dan alam kepada publik, dan tentunya menjadi sarana edukasi bagi si kecil.
Di sana, pengunjung bisa mengenal ratusan satwa mulai dari unggah, mamalia, primata sampai reptil. Dari mulai berbagai jenis burung, beruang, bintorung, berang, harimau dan sebagainya.
"Bisa juga selfie dengan satwan sampai menikmati pertunjukan satwa di sini," kata Iwan.
Untuk masuk ke objek wisata Lembang Park and Zoo, pengunjung dikenakan tiket Rp 40 ribu. Harga tersebut tak termasuk jika pengunjung menikmati berbagai wahana di sana.
Untuk menuju kawasan Lembang Park and Zoo, Bagi Anda yang memulai perjalanan dari Kota Bandung atau dari luar daerah yang menggunakan exit Tol Pasteru, Anda tinggal mengarahkan kendaraan ke arah Setiabudi.
Setelah berada di kawasan Terminal Ledeng, Anda harus mengarahkan kendaraan ke kiri menuju arah Jalan Sersan Bajuri lalu memasuki kawasan Cihideung. Setelah sampai di Jalan Kolonel Masturi, arahkan kendaraan ke kanan.
3. Terminal Wisata Grafika Cikole (TWFC)
Objek wisata yang terletak di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, KBB itu bukan hanya sekedar wisata alam yang mengusung konsep glamor camping yang terletak di atas bukit hamparan rumput di sela pepohonan pinus.
Namun di dalamnya ada wahana yang sangat cocok untuk anak-anak. Ada kawasan penangkaran burung yang diberinama Grafika Bird Park dan Penangkaran Rusa.
Ada puluhan satwa burung di sana. Seperti burung macaw, gray, amazone, palek, derbian, sankanur dan berbagai jenis burung lainnya. Hebatanya, burung-burung tersebut didatangkan dari luar negeri, seperti dari Brazil dan Amerika.
Pengunjung bukan hanya bisa menyaksikan burung, tapi bisa juga bercengkrama dan memberinya makan. Tak ketinggalan tentunya melakukan swafoto alias selfie dengan burung-burung itu.
Perlu diketahui juga, burung-burung yang ada di 'Grafika Bird Park' juga cukup akrab dengan pengunjung. Mereka bisa hinggap sesukanya di tubuh pengunjung. Jangan takut dipatok, sebab burungnya sangat jinak dan bersahabat.
Selanjutnya, ada juga area 'Penangkaran Rusa'. Dengan bekal sayuran jenis wortel yang disediakan pihak pengelola, pengunjung bisa langsung 'PDKT' dengan rusa. Ujung-ujungnya, langsung bisa berfoto.
"Jadi memang bukan hanya sekedar selfie, tapi jadi saraan edukasi juga untuk pengunjung. Termasuk anak-anak," kata General Manajer TWGC, Sapto Wahyudi.
Untuk memasuki kawasan objek wisata TWGC, biasanya dikenakan biaya tiket Rp 20 ribu. Namun untuk sementara ini pihak pengelola menggratiskan biaya masuk.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal