Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 25 Maret 2021 | 15:07 WIB
ILUSTRASI penangkapan PSK. [dok polisi]

“Kalau aku biasa di kos, Om. Sok kalau Om serius, ke sini aja,” tambah Ica.

Sementara itu, Ketua KNPI Kecamatan Singaparna Zamzam J. Maarif menuturkan, menjamurnya prostitusi melalui aplikasi chatting ini dampak dari banyaknya tempat-tempat mangkal para penjaja kenikmatan dirazia petugas Satpol PP.

“Karena mungkin dinilai lebih aman dan nyaman, daripada mangkal di satu tempat terlalu riskan terkena razia. Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah, menutup aplikasi chatting yang suka dipakai untuk hal negatif, “ ujar Zamzam.

Baca Juga: Ambulans Mogok Terjebak Banjir di Sukaresik, Vaksin COVID-19 Ditenteng

Load More