SuaraJabar.id - Peristiwa meresahkan yang dilakukan geng motor kembali terjadi. Kali ini insiden pembacokan yang dilakukan geng motor terhadap seorang pemuda terjadi di Kampung Cikananga RT 02/RW 05 Desa Bojonggaling Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi pada Kamis (1/4/2021) malam.
Adalah Rusli, pemuda 23 tahun asal Kampung Pasir Suren RT 04/02 Desa Pasir Suren Kecamatan Palabuhanratu yang menjadi korban. Dia mengalami luka-luka setelah dibacok geng motor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, peristiwa pembacokan sekira pukul 20.30 WIB.
Seorang saksi mata, Andi menceritakan, peristiwa tersebut diawali kedatangan gerombolan bermotor yang tidak diketahui dari mana ke acara dangdutan.
"Sekitar pukul 20.00 WIB, geng motor mulai bikin resah masyarakat di sini. Lalu polisi bersama warga membubarkan acara dangdutan itu," ujarnya kepada awak media pada Jumat (2/4/2021).
Usai dibubarkan, kelompok bermotor ada yang langsung membubarkan diri pulang ke arah Palabuhanratu. Namun beberapa lainnya masih ada yang bertahan di lokasi hajatan. Korban yang kala itu bersama tiga rekan lainnya, memilih nongkrong di kios ayam yang letaknya tidak jauh dari lokasi dangdutan.
Saat itu, kata Andi, tiba-tiba datang dua motor yang tidak dikenal. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan langsung menganiaya korban yang sedang nongkrong bersama teman-temannya.
"Tiba-tiba datang dua motor yang tidak dikenal mengeluarkan sajam (senjata tajam), kemudian langsung menganiaya korban yang sedang duduk. Korban mengalami luka robek di bahu sebelah kiri dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu," jelasnya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sukabumi AKP Rizka Fadilah membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut. Hingga kini, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Sedang dilakukan penyidikan, pelakunya kita kejar," singkatnya.
Baca Juga: Kronologi Bapak dan Anak Diserang dan Dibacok Geng Motor Tangerang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026