SuaraJabar.id - aGeliat pariwisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat libur panjang akhir pekan ini cukup baik. Wisatawan terpantau memadati sejumlah tempat wisata di Lembang pada Sabtu (3/4/2021).
Beberapa objek wisata di Lembang yang mulai ramai dikunjungi wisatawan yakni Floating Market dan Kota Mini kendati cuaca di Lembang saat ini tengah tidak baik lantaran gerimis sejak pagi hari.
Dari pantauan lalu lintas di kawasan wisata Lembang pun, mulai terlihat kepadatan. Kendaraan mulai berderet rapi di ruas Jalan Raya Lembang, dari arah Bandung menuju Lembang.
Penumpukan kendaraan juga terjadi di pintu masuk objek wisata. Terpantau mulai banyak kendaraan dari luar daerah.
Baca Juga: Dampak Covid-19, Kunjungan Wisatawan Asing ke Batam Menurun
Amalia Hilda (27), wisatawan asal Cikampek, Karawang mengaku tertarik berlibur ke Lembang lantaran sudah cukup lama tak berkunjun terutama sejak pandemi Covid-19 melanda.
"Sudah lama juga enggak jalan-jalan. Kesibukannya ya ngurus anak, jadi pas ada waktu libur panjang gini dimanfaatkan untuk liburan," ujarnya.
Amalia mengatakan sengaja memilih Floating Market lantaran suasananya yang ramah wisatawan ditambah banyaknya pilihan wahana seperti sepeda air, perahu mini, dan makanan tradisional.
"Banyak pilihan wahananya kalau di sini, kebetulan bagus juga buat spot selfie. Kalau lapar ya tinggal pilih makanan, karena banyak pilihannya juga," terangnya.
Sementara itu Public Relation Wisata Perisai Grup Intania Setiati mengatakan pihaknya memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung mengingat saat ini masih di tengah suasana pandemi Covid-19.
Baca Juga: Penyekatan Wisatawan saat Libur Paskah di Puncak Bogor
"Betul sudah mulai ada peningkatan kunjungan wisatawan juga tapi belum terlalu signifikan. Kita jamin keamanan wisatawan karena kita menerapkan protokol kesehatan secara ketat, termasuk pengecekan suhu dan membatasi kunjungan maksimal 50 persen dari kapasitas," terang Intan.
Objek wisata Kota Mini yang masih satu kawasan dengan Floating Market jadi salah satu pilihan wisatawan terutama untuk mereka yang membawa anak-anak. Hal itu karena wahana di Kota Mini diperuntukkan bagi anak-anak.
"Kalau di Kota Mini memang destinasi ramah anak, misalnya wahana pemadam kebakaran, polisi, taman bermain, bisa sewa kostum. Jadi wisata sekaligus edukasi. Kita selalu jaga protokol karena rutin sterilisasi di setiap wahananya," tandasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
5 Tempat Wisata di Lembang Cocok untuk Libur Lebaran, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Kemenpar Sambut Baik Wisatawan Korut yang Makin Banyak ke Indonesia: Kita Welcome
-
10 Pantai Eksotis di Jogja yang Wajib Masuk List Liburan Lebaran 2025
-
Plengkung Gading Ditutup, Ini 7 Kuliner Tersembunyi yang Jadi Incaran Wisatawan Jogja
-
10 Kuliner di Malang yang Wajib Dicoba Saat Buka Puasa
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar