SuaraJabar.id - Tim Search and Recue (SAR) Khatulistiwa berhasil mengevakuasi 6 pendaki dewasa dan satu anak usia 10 tahun ke Basecamp Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) jalur Cimelati Sukabumi. Para pendaki yang naik melalui jalur pendakian Cimelati, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi itu dievakuasi karena mengalami hipotermia.
Evakuasi berhasil dilaksanakan pada Senin (5/4/2021) sekira pukul 03.40 WIB dini hari. Sebelumnya, para pendaki yang berasal dari Jakarta tersebut diketahui mulai mendaki pada Minggu (4/4/2021) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Setibanya di basecamp, para pendaki yang mengalami kelelahan dan kedinginan di Gunung Salak ini langsung mendapat pertolongan pertama.
Tim SAR Khatulistiwa yang melakukan evakuasi memberikan makanan dan minuman hangat kepada para pendaki tersebut.
Namun, satu orang pendaki wanita yang nampak sangat kelelahan sempat tak sadarkan diri saat berada di Basecamp TNGHS.
Muhammad Ali Mukti petugas TNGHS jalur Cimelati mengatakan, proses evakuasi tak banyak menemui kendala.
"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan tidak terkendala apapun hanya saja karena jalur yang basah akibat hujan membuat perjalanan menuju basecamp menjadi sedikit lama karena licin," kata Ali Mukti kepada sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com.
Diberitakan sebelumnya, para pendaki asal Jakarta tersebut dievakuasi dari Pos 4 Gunung Salak. Mereka naik pada Minggu, 4 April 2021 pagi pukul 07.00 WIB.
Baca Juga: Suaminya Ditangkap Densus 88, Wanita Ini Dikasih Duit Jokowi
Berita Terkait
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Ibu Tiri Aniaya Anak hingga Tewas, DPR Desak Sistem Perlindungan Diperkuat hingga Level RT/RW
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Komisi III DPR RI Siap Kawal Kasus Meninggalnya Nizam Safei
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi