SuaraJabar.id - Seorang Muslim dituntut memiliki fisik yang prima ketika menjalani rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan.
Sebab seharian Anda akan menahan lapar dan haus. Namun, dengan berpuasa tentunya ada perubahan pola makan yang membuat yang membuat tubuh lebih dengan terkena penyakit.
Ada sejumlah penyakit yang patut diwaspadai umat muslim saat memasuki bulan puasa Ramadhan ditengah pandemi Covid-19. Hal ini bisa terjadi karena ada banyak kebiasaan berbeda dari hari-hari biasanya yang harus dilakukan pada saat menjalankan ibadah puasa.
Ketua Ikatan Dokter Indonesis (IDI) Cabang Kota Cimahi Zakaria Anshori menerangkan, biasanya 10 hari pertama puasa data tahan tubuh akan sedikit menurun sebab masih menyesuaikan dengan pola makan baru.
Baca Juga: 22 Tahun Bersama, Pilunya Teddy Syah Ramadhan Pertama Tanpa Rina Gunawan
"Daya tahan tubuh kita akan sedikit menurun karena masih menyesuaikan diri, tapi setelah itu akan terbiasa," kata Zakaria saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/4/2021).
Dirinya memaparkan, ada sejumlah penyakit yang sering muncul saat bulan puasa. Di antaranya penyakit yang berhubungan dengan pencernaan yakni lambung. Untuk mencegahnya, cukup dengan menghindari makan-makanan yang dapat merangsang naiknya asam lambung seperti makanan pedas.
"Seperti asam dan pedas. Makanan yang harus dihindari seperti pedas, asam. Jangan dulu makan seblak yang pedas," imbuh Zakaria.
Kemudian penyakit lain yang kerap muncul saat bulan Ramadan adalah penyakit pernafasan atas, seperti batuk, pilek hingga sakit tenggorokan. Apalagi saat ini tengah terjadi perubahan musim atau pancaroba.
"Jika sudah ada gejala sakit tenggorokan, maka disarankan tidak meminum es ketika berbuka puasa, makan sahur dengan empat sehat lima sempurna, menjaga aktivitas, dan menjaga protokol kesehatan," terang Zakaria.
Baca Juga: Tradisi Ramadhan di Pagaralam, Warga Turun ke Tebat Tujuh Beku Tangkap Ikan
Untuk menghindari berbagai penyakit tersebut, Zakaria menyarankan untuk selalu mengkonsumsi makan sayur, buah, kurma (sunnah rosul).
Berita Terkait
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Kekayaan Danilla Riyadi: Penyanyi Kondang yang Pilih Menikah Sederhana di KUA
-
Profil Satryo Rizqi Ramadhan: Suami Danilla Riyadi Punya Pendidikan Mentereng
-
Iqbaal Ramadhan Napak Tilas ke Sekolah SD, Teringat Saat Jadi Korban Bully
-
Lebaran: Hari Kemenangan Sekaligus Kekalahan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar