“Mohon masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga diri, menjaga keluarga, karena kalau sudah terpapar Covid-19 itu repot,” ungkapnya.
Potensi Klaster Baru Covid-19
Walau pun telah ada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang digaungkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih minim tindakan yang berarti.
Berkaca pada kasus tsunami Covid-19 yang terjadi di India, varian baru Covid-19 dari India itu kian mengganas. Terakhir, India mencatatkan penambahan kasus yang meroket yaitu sampai 400.000 per harinya.
Beberapa pakar menyebut, lonjakan drastis kasus positif Covid-19 di India penyebabnya adalah abainya terhadap protokol kesehatan hingga kerumunan di acara keagamaan keagamaan, Festival Kumbh Mela.
Tak hanya itu, varian baru Covid-19 B117 pun telah menyebar ke Indonesia dengan 10 kasus. Menkes menyebut, satu di antaranya terjadi di Jawa Barat.
"Dua kasus di Sumatera, satu di Jawa Barat, dan satu di Kalimantan Selatan," ujar Menkes Budi Gunadi.
Mestinya Pemkot Bandung mengambil langkah serius dalam mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19. Terlebih merujuk pada situs covid19.bandung.go.id, tiap harinya Bandung mengalami jumlah kenaikan kasus positif.
Belum lagi varian B117 dari India yang sudah menghantui Indonesia, khususnya Jawa Barat. Segala kemungkinan bisa terjadi, Pemkot Bandung harus serius dan tegas untuk antisipasi adanya klaster baru.
Baca Juga: Sejarah THR: Warisan Orde Lama Dinantikan Hingga Kini
Apalagi dengan semakin mendekatnya Idul Fitri 1442 H dan dibagikannya THR, pusat perbelanjaan dan mal-mal di Bandung akan semakin ramai.
Berita Terkait
-
Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!
-
Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua
-
Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang
-
Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang