SuaraJabar.id - Nasib nahas 31 warga dari tiga kampung di Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Mereka mengalami keracunan usai menyantap olahan kulit sapi.
Peristiwa ini setidaknya merupakan kasus keracunan ketiga di Jawa barat sepanjang bulan Ramadhan 1442 Hijriah ini setalah kasus keracunan ikan pindang dan cendol di Sukabumi.
Warga mulai mengeluh mengalami gangguan kesehatan usai menyantap olahan kulit sapi pada Kamis (6/5/2021) kemarin. Tidak ada korban jiwa akibat musibah keracunan ini namun beberapa warga hingga saat ini ada yang dirawat di rumah sakit dan puskesmas.
Satu orang dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, 7 orang dirawat di Puskesmas Cibeber, 2 orang ditangani dokter Bima, dan 21 orang ditangani bidan desa.
Seorang korban warga Kampung Ciaul Masitoh (50 tahun), mengaku membeli masakan kulit dari pedagang keliling para Rabu (4/5/2021).
"Saya sama anak makan dua kali, pertama saat buka lalu saat sahur. Keesokan harinya sekitar dua jam setelah sahur perut saya merasa mual dan mulas, kepala pusing, ternyata hal serupa dirasakan juga oleh warga kampung lainnya," ujar Masitoh kepada wartawan di Ruang UGD Puskesmas Cibeber, Jumat (7/5/2021).
Dia mengatakan, banyak warga langsung berobat ke Bidan Nuraidah karena mengalami gejala yang sama setelah makan masakan kulit.
Menurut Masitoh, pedagang masakan yang dipikul tersebut baru terlihat di kampungnya. Ia mengatakan ada dua jenis masakan yang dijual pedagang masakan yang dipikul tersebut yakni goreng kulit dan ikan kecil atau cecere.
"Saya juga baru melihat pedagang tersebut di sekitar sini, sepertinya bukan berasal dari desa ini," kata Masitoh.
Baca Juga: Ratusan Kendaraan Tujuan Cianjur Diputar Balik di Jembatan Citarum
Siti Sa'adah (40), korban lainnya, mengaku merasakan gejala seperti mual, muntah, dan diare setelah mengkonsumsi olahan kulit sapi siap saji yang dibeli dari seorang pedagang keliling.
"Awalnya beli dari seorang penjual keliling, untuk dimakan saat berbuka puasa. Setelah dikonsumsi, langsung merasakan gejala pusing, mual, muntah yang disertai diare," kata Siti
Petugas Puskesmas Cibeber, dr Nina Winarti membenarkan adanya kejadian luar biasa kasus keracunan diduga dari makanan olahan yang dialami sebanyak 31 warga di tiga kampung di Desa Selagedang, Cibeber.
"Betul, kami menangani pasien yang diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan olahan kulit sapi. Hingga, saat ini tinggal empat pasien yang masih dirawat," ucapnya.
Nina menyebutkan, saat pertama kali datang ke puskesmas, para korban mengalami gejala seperti pusing, mual, dan mulas.
"Diduga karena keracunan. Namun, apakah dari makanan itu, kita belum bisa pastikan, karena sampelnya baru akan dicek di lab. Jadi, belum terkonfirmasi,” ujar dia.
Nina menambahkan, dari semua korban, satu orang terpaksa dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena kondisi kesehatannya menurun.
Berita Terkait
-
Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah
-
Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG
-
Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
Kronologi Lengkap Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo, 516 Santri Jadi Korban
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat
-
Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar