SuaraJabar.id - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto meminta orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget atau ponsel pintar anak-anak mereka.
Hal ini terkait dengan video porno yang melibatkan siswi SMP dan teman prianya yang sempat viral di jejaring sosial media serta aplikasi percakapan di Tasikmalaya.
Kekinian, Para pelaku dalam video berdurasi 6 detik tersebut sudah menjalani pemeriksaan pihak kepolisian.
Ato Rinanto mengatakan, pihaknya terus melakukan pendampingan dan investigasi dalam kasus video porno yang melibatkan siswi SMP ini.
Baca Juga: Piknik ke Tasikmalaya Rasa Korea Cek!
"Sejauh ini dari hasil investigasi sementara bahwa pelaku laki-laki yang pernah berhubungan badan dengan siswi perempuan dalam video itu lebih dari satu orang," ujar Ato, Minggu (30/5/2021).
Ato mengatakan, pihaknya menyayangkan kejadian tersebut. Ia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi diduga lantaran kurangnya kontrol dan pengawasan dari orang tua.
Terlebih sang anak dibekali dengan ponsel pintar sehingga memungkinkan untuk mengakses konten-konten porno melalui ponselnya.
"Sesuai keterangan pelaku perempuan, ini akibat sering menonton film porno," kata dia.
Ato mengungkapkan, pelaku tidak hanya satu kali melakukan perbuatan sebagaimana yang terdapat dalam video tersebut.
Baca Juga: Perajin Tahu dan Tempe Sweeping Pasar Cari Pedagang Bandel
"Jadi bukan hanya pria dalam video yang viral itu saja melakukan perbuatan tak senonoh ini," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bukan Opor Ayam, Ini 10 Kuliner Lebaran Unik Khas Tasikmalaya yang Wajib Kamu Coba
-
Tidak Banyak Food Vlogger Tahu, Ini 4 Kuliner Populer di Pusat Tasikmalaya
-
3 Destinasi Kerajinan Lokal Terbaik di Tasikmalaya yang Wajib Dikunjungi
-
Wisata Religi: Menyusuri Jejak Pemuka Agama Terkemuka di Tasikmalaya
-
Puasa di Era Digital: Nonton Film Porno? Ini Hukumnya!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar