SuaraJabar.id - Sebuah perahu nelayan Ujung Genteng bernama Semar Mesem terdampar di Pantai Cikeuleuwung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021).
Perahu nelayan Semar Mesem itu terdampar setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Laut Selatan Sukabumi.
Beruntungnya tak ada korban dalam kejadian ini, dua nelayan yang merupakan juru mudi atau tekong dan ABK Perahu itu selamat.
Deni nelayan Ujung Genteng dari komunitas Transit yang ikut mengevakuasi menuturkan Perahu bernama Semar Mesem itu sedang melaut di kawasan perairan perbatasan antara Ujung Genteng dengan Cikangkung.
Tiba - tiba Perahu tersebut dihantam ombak sebanyak 2 kali, sehingga Perahu terbalik dan terombang - ambing lalu terdampar di Pantai Cikeuleuwung Desa Cikangkung.
“Kejadiannya pukul 02.00 WIB dini pagi. Memang nelayan tersebut sempat lost kontak dengan pemilik, dan tadi siang pukul 10.00 WIB. Kami dapat informasi dari tukang ojek, ada Perahu terdampar,” jelas Deni.
Keduanya nelayan selamat karena berpegangan ke perahu, meskipun mengalami luka-luka. Adapun Perahu dan mesin rusak serta genset hanyut.
"Kedua nelayan mengalami luka - luka ringan pada bagian kaki, tangan dan paha, dan masih shock. Sementara Perahu dibiarkan di lokasi menunggu cuaca laut membaik untuk dilakukan evakuasi,” jelasnya.
Baca Juga: Sudah Ada sejak Zaman Belanda, Ini Jejak Geng Motor di Sukabumi
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba