Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Senin, 31 Mei 2021 | 13:25 WIB
IUSTRASI-Plang kawasan tanpa rokok di Desa Bone-Bone (Screenshot Youtube DW Indonesia)

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dikke Suseno mengatakan, Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini sangat penting dan menjadi pengingat bagi masyarakat tentang bahayanya merokok.

Kebiasaan merokok mampu menimbulkan kerusakan pada bagian paru-paru terutama saluran pernapasan. Kondisi tersebut secara otomatis akan menurunkan fungsi kinerja paru-paru. Bila terinfeksi virus corona, tidak menutup kemungkinan fungsi kinerja paru-paru kian menurun.

"Perokok itu kalau kena Covid bisa lebih berat karena jaringan paru dan pernafasan. Jadi dampaknya (bisa lebih parah) dibandingkan yang tidak merokok," jelas Dikke.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IV DPR Tegas Menolak Revisi PP 109

Load More