SuaraJabar.id - Seorang nelayan yang sedang mencari impun atua ikan kecil di sekitar Muara Sungai Cimandiri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hilang tenggelam terseret arus sungai yang deras, sehingga tubuhnya terbawa hingga laut.
"Korban diketahui bernama Bagus (19) warga Kampung Simpenan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi yang saat ini belum berhasil ditemukan," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan Yayan Bastiar di Sukabumi, Minggu (6/6/2021).
Informasi yang dihimpun, nelayan ini mencari impun bersama dengan ayahnya. Saat menyusuri sungai dan mencoba menyebrangi muara tubuh terhempas arus sungai yang saat itu tengah deras pada Minggu, (6/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Posisi korban yang berada paling belakang tidak diketahui saat mengalami kecelakaan dan baru diketahui setelah mendengar teriakan meminta tolong.
Arus sungai yang deras ditambah ombak tinggi, menyebabkan pemuda ini tidak berhasil menyelamatkan diri meskipun mencoba berenang ke tepi sungai yang akhirnya tubuhnya hilang di telah air sungai yang berbatasan dengan laut selatan Kabupaten Sukabumi. Selain, Bagus ada dua lainnya yang masih satu rombongan juga sempat terseret arus Sungai Cimandiri, tetapi berhasil diselamatkan dan kondisinya saat ini masih terlihat trauma namun sudah membaik.
Baca Juga: Ridwan Kamil Siap Nyapres di 2024, Ada Parpol yang Dukung?
Tim SAR gabungan yang menerima laporan bergegas ke lokasi untuk melakukan penyisiran, tapi karena hari sudah mulai gelap maka pencarian akan dilanjutkan esok hari atau Senin, (7/6).
"Penyisiran sudah dilakukan tim SAR gabungan dari berbagai unsur, tapi arus sungai masih deras dan ombak pun tinggi ditambah hari sudah beranjak malam, sehingga lokasi gelap dan menyulitkan kami untuk melakukan pencarian," tambahnya.
Yayan mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan lembaga lainnya untuk membantu proses pencarian korban, jika melihat waktu lamanya korban tenggelam kemungkinan sudah meninggal dunia, tapi berbagai kemungkinan bisa saja terjadi sehingga pihaknya belum bisa menyebutkan kondisi korban hingga berhasil ditemukan. (Antara)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Tegur Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang Tanpa Izin: Lain Kali Bilang Yah
-
Bolehkah Membangun Masjid dengan Dana Pinjaman? Dedi Mulyadi Singgung Al Jabbar
-
7 Fakta Menarik Masjid Al Jabbar, Disebut Dibangun Dengan Utang Rp3,4 Triliun
-
Libur Lebaran, Kawasan Wisata Puncak Macet Total
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?