Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Minggu, 13 Juni 2021 | 15:22 WIB
Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf memyerahkan bantuan kepada keluarga korban tewas tersambar petir. [Ayotasik.com]

Pelatih sekolah sepak bola (SSB) Putra Junior, Nanang Mulyana mengatakan, kegiatan sepak bola yang diikuti oleh anak asuhnya merupakan latihan rutin.

"Latihan rutin saja. Tadi hujan sebentar. Pas turun hujan langsung kejadian," ujar Nanang, Jumat, 11 Juni 2021.

Biasanya saat latihan jika sudah turun gerimis juga sudah istirahat. Namun, saat turun hujan langsung ada petir dan berlangsung sangat singkat.

Korban terjatuh dan hilang kesadaran dan tidak ada respons. Korban langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal.

Baca Juga: Beda Dari yang Lain, PPDB Bekasi Siapkan Jalur Penghafal Alquran

"Kejadian sekitar jam 4 sore. Setelah kesambar petir langsung jatuh gak sadar. Kayaknya meninggal di lokasi karena memang sudah tidak ada respons baru dipastikan di rumah sakit," tukasnya.

Load More