SuaraJabar.id - Banyak orang memilih mendengarkan musik sebelum tidur karena sering kali dianggap menenangkan. Padahal menurut penelitian baru, kebiasaan ini malah bisa mengganggu kualitas tidur Anda.
Dilansir dari Medical Xpress, peneliti tidur Michael Scullin, Ph.D., profesor psikologi dan ilmu saraf di Baylor University meneliti bagaimana musik memengaruhi tidur. Studi Scullin sudah diterbitkan dalam Psychological Science.
Studi tersebut menyelidiki hubungan antara mendengarkan musik dan tidur dengan fokus pada mekanisme yang jarang dieksplorasi. Studi menggambarkan orang yang terngiang-ngiang dengan lagu yang habis didengarkan yang dia sebut sebagai "earworms".
"Otak kita terus memproses musik meski tidak ada yang diputar, termasuk ketika kita tidur," ungkap Scullin.
"Semua orang tahu bahwa mendengarkan musik terasa menyenangkan. Remaja dan dewasa muda secara rutin mendengarkan musik menjelang waktu tidur. Namun semakin banyak Anda mendengarkan musik, semakin besar kemungkinan Anda terkena earworm," kata dia.
Orang yang mengalami earworm secara teratur di malam hari satu kali atau lebih per minggu enam kali lebih mungkin mengalami kualitas tidur yang buruk ketimbang mereka yang jarang mengalami earworm. Anehnya, penelitian ini menemukan bahwa musik instrumental lebih cenderung menyebabkan earworms daripada musik berlirik.
Scullin mengatakan, "Orang yang terkena earworm mengalami kesulitan tidur yang lebih besar, lebih banyak terbangun di malam hari, dan menghabiskan lebih banyak waktu dalam tahap tidur ringan."
Mengetahui bahwa earworms memengaruhi tidur secara negatif, Scullin merekomendasikan untuk mencoba mendengarkan musik dengan intensitas sedang. Pengaturan waktu musik juga penting. Sebisa mungkin, cobalah hindari mendengarkan musik sebelum tidur.
Cara lain untuk menyingkirkan earworm adalah terlibat dalam aktivitas kognitif yang berfokus penuh pada tugas, masalah, atau aktivitas membantu mengalihkan otak Anda dari earworm.
Baca Juga: Minum Air Selada Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Ini Penjelasan Pakar
Menjelang waktu tidur, ketimbang terlibat dalam aktivitas yang menuntut atau sesuatu yang akan mengganggu tidur Anda, Scullin menyarankan agar menghabiskan lima hingga 10 menit untuk menulis daftar tugas esok hari dan menuangkan pemikiran Anda di atas kertas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Bupati Bandung Sediakan Pinjaman Modal Rp10 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas