SuaraJabar.id - Beberapa produk suplemen makanan dan obat menjadi incaran warga seiring dengan kenaikan kasus COVID-19 akhir-akhir ini. Komoditas yang menjadi buruan adalah suplemen, vitamin, minuman dan obat yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh seperti susu Beruang atau Bear Brand dan vitamin C dosis tinggi serta suplemen makanan yang mengandung zinc.
Tak ayal, perburuan ini membuat beberapa stok produk kian menipis atau bahkan kosong. Minuman kemasan susu dengan merk Bear Brand misalnya, sangat sulit ditemukan di beberapa minimarket atau warung di area Bandung Raya.
Reni (27) misalnya. Warga Antapani ini sampai harus mencari produk susu Beruang hingga ke beberapa daerah luar Kota Bandung seperti Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Ia dan adik lelakinya diminta oleh orang tua mereka untuk mencari beberapa produk yang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah terinfeksi COVID-19. Produk yang mereka incar di antaranya susu Beruang atau Bear Brand serta vitamin C dosis tinggi dan suplemen yang mengandung zinc.
Mereka mengaku pergi dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan kendaraan roda empat. Sejumlah tempat telah didatangi seperti Kopo, Soreang, Muhammad Toha. Namun hingga pukul 15.00 WIB, mereka belum juga menemukan susu Beruang.
"Gak keitung udah berapa Indomaret, Alfamart, glosir, supermarket sama warung yang didatengin. Abis uang parkir aja udah berapa De?," ujar Reni di Indomaret dekat pintu Tol Baros, Minggu (4/6/2021).
Reni mengatakan, vitamin C dosis tinggi dan suplemen makanan yang mengandung zinc masih relatif mudah didapat.
"Vitamin buat orang tua atau lansia aja masih ada di apotek. Nah ini susu beruang duh susah," keluhnya.
Ia mengaku bakal melanjutkan pencarian ke daerah Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Meski ia sendiri mengaku tak pernah pergi ke daerah itu sebelumnya.
Baca Juga: Lagi Asyik Gowes di Dago, Pesepeda Dibubarkan Polisi
"Ngandelin maps aja deh. Tadi dapet info ada temen yang dapet Susu Beruang di warung kecil malah. Katanya di deket Pasar Batujajar sama deket Kopassus," ujarnya.
Kelangkaan susu Beruang juga diakui Ilham, seorang pengemudi ojek online. Ia mengaku ada saja warga yang memesan melalui aplikasi Go Shop untuk membeli susu Beruang dengan titik di minimarket seperti Alfamart dan Indomaret.
"Heran, padahal jelas di Go Mart aja kosong itu barang. ga percaya atau gimana ya," ujar Ilham.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang menampilkan sejumlah orang berlari berebut susu merek Bear Brand atau biasa disebut susu beruang, viral di media sosial Instagram dan Twitter.
Orang-orang tersebut berebut untuk memasukkan satu krat susu merek dengan julukan itu susu beruang ke troli belanjaan mereka.
Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Korporasi Komunikasi Nestle Indonesia Stephan memastikan stok akan produksi susu merek Bear Brand tetap aman, dirinya pun meminta agar masyarakat tak perlu panik.
Berita Terkait
-
Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara
-
Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United
-
3 Rekomendasi Hotel di Bandung dengan Predikat Bintang 5!
-
Mencari Sunyi di Tengah Riuh Braga yang Tak Lagi Sama
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Resmi Naik! Harga Elpiji 12 Kg Jadi Rp228 Ribu dan 5,5 Kg Jadi Rp107 Ribu Mulai 18 April 2026
-
Dedi Mulyadi Minta Alih Fungsi Sawah di Bandung Dihentikan Total
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik