Tidak banyak yang tahu bahwa sebelum menjadi tempat wisata, sejarah Chinatown asalnya merupakan rumah duka. Selain itu, Uyan mengatakan bahwa sebelum adanya Chinatown, lokasi tersebut merupakan tempat pembuatan peti mati dan gedung serbaguna yang diperuntukkan untuk acara pernikahan.
“Dulunya tempat bikin peti mati,” terang Uyan.
Ketika ditanyai terkait kondisi terkini dari Chinatown, ia bergidik nan merinding.
“Di sini seram banget sekarang, kalau buka gerbang ini auranya udah enggak srek, apalagi kalau malam”, ungkap Uyan.
Sudah terhitung sebanyak sepuluh Youtuber yang menghubungi Uyan dan melakukan penelusuran di Chinatown untuk dijadikan konten tempat uji nyali.
“Itu mah yang orang-orang mau ada aja orang yang nge-Whatsapp mau ke situ, tanggal berapa, tanggal segitu, oh ya udah, buat janji dulu, kalau tiga harian udah buat janji dia ke sini,” terang Uyan.
Uyan pun sebagai mantan petugas keamanan yang masih beraktivitas di sekitar Chinatown sudah jarang masuk ke dalam Chinatown karena suasananya yang sudah sangat berbeda.
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Eks Menkeu Purbaya Laga Persijap Jepara vs Persib Bandung
-
Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam
-
118 Gempa Guncang Bandung, BMKG Temukan Area Sumber Seismik Baru yang Belum Terpetakan
-
Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan
-
Jadi MVP Persib vs FC Seoul, Teja Paku Alam Catat 5 Penyelamatan Penting
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini