SuaraJabar.id - Sejumlah ruas jalan di Kota Bandung terkena kebijakan buka-tutup selama masa PPKM Darurat. Penutupan beberapa ruas jalan itu dilakukan pada pukul 08.00-10.00, 13.00-16.30 dan 18.00 hingga 05.00 WIB.
Penutupan jalan ini dilakukan guna menekan mobilitas masyarakat yang masih tinggi di tengah lonjakan COVID-19 selama PPKM Darurat. Penutupan ini dilakukan di ruas jalan ring 1, ring 2, dan ring 3.
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan buka-tutup jalan ini bersifat fleksibel.
Artinya, jika terdapat masyarakat memiliki kepentingan mendesak, maka ia diperkenankan untuk mengakses jalan tersebut.
"Kami menempatkan petugas (di penutupan jalan), kalau misalnya ada yang mau masuk, kepentingannya jelas, diperbolehkan, misalnya seperti akan divaksin, kami juga tidak stagnan, kami bantu asalkan tujuannya jelas," tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolrestabes Irjen Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penutupan sejumlah ruas jalan dimaksudkan untuk menekan mobilitas warga di Kota Bandung di tengah pandemi COVID-19.
"Kita lakukan penutupan ini secara situasional dengan melihat perkembangan di lapangan, artinya sewaktu-waktu, supaya masyarakat tahu bahwa kita lagi menekan mobilitas masyarakat," lanjutnya.
Ia berharap dengan adanya penutupan ruas jalan ini, masyarakat tetap berdiam diri di rumah dan menyadari betapa pentingnya arti kesehatan.
"Lebih baik di rumah saja, tidak usah keluar rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Bandel Ciptakan Kerumunan di Masa PPKM Darurat, 4 Tempat Usaha Ditutup
Berita Terkait
-
Penutupan Jalan Tahun Baru 2026 di Jakarta: Waspadai Rute Berikut
-
Rute Mana Saja yang Terdampak Penutupan Jalan Tahun Baru 2026 di Jogja?
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
Kejari Bandung Jerat Wakil Wali Kota Erwin Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Kewenangan Tahun 2025
-
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Daftar Jadi Calon Ketua Asprov PSSI Jabar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan