SuaraJabar.id - Dampak dari pembatasan kegiatan ekonomi pada PPKM Darurat mulai dirasakan oleh para pedagang kecil. Salah satunya pedagang di Pasar Baru Kota Bandung.
Usai 13 hari pelaksanaan PPKM Darurat, para pedagang meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Iwan Suhermawan mengatakan, permintaan evaluasi itu mengingat setelah 13 hari penerapan PPKM Darurat, terjadi konflik horizontal antara pelaku usaha kecil dengan petugas lapangan di beberapa daerah.
"Larangan aktivitas usaha berdampak kepada jutaan orang kehilangan pekerjaan dan penghasilan, mereka (para pedagang) tidak dapat penghasilan bahkan sekadar untuk makan," kata Iwan kepada Ayobandung.com-jejaring Suara.com, Jumat (16/7/2021).
Pemerintah terus memberlakukan PPKM Darurat ini, kata Iwan, tetapi tidak bertanggungjawab dalam melindungi rakyat kecil yang sangat kena dampaknya.
"Menurut saya, sekalian saja Pemerintah memberlakukan lockdown dengan menjamin kompensasi makan kepada rakyatnya," tegasnya.
Menurutnya, hampir dua pekan pemberlakuan PPKM Darurat, keadaan masih jauh dari kata membaik.
Pemerintah harus mengevaluasi dampak PPKM darurat dan memikirkan langah jitu untuk menekan angka COVID-19 yang terus meningkat, mengingat perekonomian kini amburadul.
"Sekarang bertambah dengan ambruknya pertahanan ekonomi di tengah-tengah rakyat," tutupnya.
Baca Juga: Penjagaan Longgar Jelang Jumatan, Banyak Pengendara Lolos Pos Penyekatan Mampang
Berita Terkait
-
Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain
-
Erick Thohir Bereaksi Keras soal Penyerangan Bus Persib U-18
-
Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental
-
Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas
-
Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal