SuaraJabar.id - Lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini berdampak pada membludaknya pasien di sejumlah rumah sakit. Akibatnya rumah sakit saat ini tak banyak memiliki stok tabung oksigen.
Tabung oksigen seolah jadi barang langka yang kini diperebutkan oleh banyak orang. Hal itu ternyata dimanfaatkan sejumlah oknum untuk melakukan modus penipuan.
Dalam unggahan akun Instagram @infobandungraya, memperlihatkan seorang pria yang menjadi korban penipuan jual beli tabung oksigen di Kota Bandung, Jawa Barat.
Pria ini merasa terkejut lantaran saat bertanya ke warga soal alamat yang ditujunya bukan penjual tabung oksigen. Melainkan sebuah kedai makanan.
Baca Juga: Majikan Terkagum, ART di Rumah Punya Cara Unik saat Sediakan Makanan
"Saya sudah bayar (transfer) di rumah beli tiga. Alamatnya di jalan karapitan 51 A," kata korban penipuan pada warga.
"51 A mah di sebelah, itu mah cafe jangan dibohongi. Coba diperiksa lagi,'' jawab warga.
Warga lalu meminta korban menunjukkan nama dan nomor rekening pelaku untuk disebarluaskan. Diketahui oknum pelaku penipuan berinisial FM.
"Orang gila ini, kasian orang lagi sakit malah diginiin. Cepet mati dah yang ngerjainnya. Ini nipu kasih tau teman-temannya ya mas," kata warga lagi.
Dalam keterangan akun tertulis penipuan itu sudah memakan banyak korban. Bahkan oknum penipuan jual beli tabung oksigen ini malah telah berganti alamat di Jalan A. H. Nasution Kota Bandung.
Baca Juga: Penjelasan BPOM Soal Kebakaran: Tidak Ganggu Fungsi Pelayanan
"Harap berhati-hati ya wargi, kalau penjual tidak mau diajak COD/beli ditempat, langsung dicancel aja," tulis keterangan caption akun tersebut.
Unggahan video itu ramai jadi sorotan warganet. Mereka tak sedikit yang mengecam para oknum penipuan tersebut.
"Jahattttt. Semoga cepet ketangkep, aminkan yuk," tulis warganet.
"Ya Allah orang lagi susah malah ditipu," tutur warganet lainnya.
"Edan manfaatkeun situasi, batur ker butuh malah ditipu, istighfar hey," tulis warganet.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar