Persentase masyarakat yang diam di rumah selama PPKM Darurat pun meningkat. Meskipun berdasarkan indeks mobilitas, masih ada beberapa daerah pergerakannya tinggi pada malam hari khususnya di kawasan industri.
"Kalau kita gunakan teknologi lain, presentase masyarakat yang di rumah meningkat dari rata-rata naik 30 persen yang tidak ke mana-mana," kata Kang Emil.
Di sisi lain, Ridwan Kamil menyebut Pemda Provinsi Jabar akan terus mengakselerasi program vaksinasi. Pasalnya, jika dilihat dari presentase vaksinasi di Jawa Barat masih cukup kurang.
Menurutnya, hal ini dikarenakan kurangnya pasokan vaksin. Sebenarnya sudah ada stok 10 juta dosis yang didapatkan dari Pemerintah Pusat, dari jumlah tersebut 72 persen sudah disuntikkan kepada masyarakat.
Hal ini dikarenakan banyak daerah yang ‘menabung’ vaksin untuk suntikan dosis kedua. Oleh karena itu, Ridwan Kamil meminta kepada pemkab/pemkot untuk tidak menunda vaksin kedua.
"Vaksinasi hari ini barangnya memang habis dari 10 juta dosis 72 persen sudah direalisasi. Kemudian atas kebijakan pak Menkes 28 persen jangan ditabung untuk dosis dua," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
-
Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok