SuaraJabar.id - Sebuah Warung Ramen di kabupaten Garut, Jawa Barat digeruduk sejumlah orang yang diduga sebagai aparat pemerintahan setempat.
Orang-oran itu menurunkan paksa baliho promo PPKM "Buy 1 Get 1 Free" yang tak berlaku untuk Presiden Jokowi.
Penurunan paksa promo Warung Ramen tersebut viral usai fotoya beredar luas di jejaring media sosial.
Kejadian tersebut diketahui dari unggahan video di akun instagram @undercover.id, Senin (26/07/2021).
Di mana dalam video singkat tersebut memperlihatkan beberapa aparat pemerintah setempat tengah mencopot bahilo tersebut.
Sebelum mencopot bahilo tersebut, terlihat beberapa orang tengah adu mulut terkait isi kalimat yang terpampang di dalam bahilo yang berukuran cukup besar.
Diduga alasan aparat pemerintah mencopot bahilo tersebut lantaran tak terima dengan isi kalimat yang terpasang didalam bahilo warung ramen satu ini yang tak memberikan promo bagi Presiden Jokowi.
Karena di dalam isi kalimat bahilo ini terdapat gambar Presiden Joko Widodo dan tulisan yang menunjukkan promo tersebut tidak berlaku bagi Jokowi seorang.
"Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 free ramen. Kecuali Presiden," bunyi keterangan kalimat dalam baliho tersebut.
Baca Juga: Ikut PPKM Level 3-4, Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup sampai 2 Agustus 2021
Tak diketahui pasti dimana lokasi warung ramen yang memasang bahilo yang cukup nyeleneh tersebut. Namun beredarnya bahilo itu banyak menuai sorotan dari warganet.
Bahkan tak sedikit dari warganet yang justru mengolok-olok aparat pemerintah tersebut.
Karena dengan pencopotan bahilo sepihak tersebut dinilai tidak mencerminkan kebebasan berekspresi di Indonesia.
"Gitu kok negara demokrasi wkwkwkw, negara ditaktor lebih tepatnya," ujar akun @maulidd27.
"Baperan amat kau," ucap akun @isfagathogay.
"Lah emangnya presiden ngarepin promo juga? Baru tau," sindir akun @aazedodo.
"Urgensi turunin paksa knpa? Ada unsur menghina ngga ada? Unsur promosi ya. Unsur sarkah ada, tapi plisss ngga jelas amat diturunin," sahut akun @ramaijer69.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang