SuaraJabar.id - Korban akibat ledakan mesin boiler di Pabrik Garmen PT HJ Busana Indah, Kampung Benteng, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya kritis meninggal dunia. Kini korban tewas menjadi dua orang.
Buruh berinisial US (50 tahun) Meninggal Dunia pada Minggu (1/8/2021). US sebelumnya dinyatakan kritis akibat insiden ledakan mesin boiler yang terjadi pada Jumat (30/7/2021).
Kapolsek Cicurug Kompol Parlan mengatakan US merupakan warga Kampung Bentengkaler, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Parlan menjelaskan korban yang mengalami luka bakar di tangani di RS Medicare Cicurug kemudian dirujuk ke RS Cibitung Bekasi.
"Pada hari ini Minggu tanggal 1 Agustus 2021 sekira jam 13.00 WIB [korban] telah meninggal dunia," jelas Parlan seperti diberitakan sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com.
Sementara itu, dari data yang dihimpun korban pertama yang Meninggal Dunia akibat insiden ledakan mesin boiler di pabrik Pabrik Garmen PT HJ Busana Indah berinisial UJ (45) warga Kampung Benteng, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug.
Adapun satu korban lagi berinisial TJ, warga Kampung Benteng, Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug dinyatakan kritis.
Berita Terkait
-
Diduga Korban Penganiayaan, Siswa SMP di Kalasan Meninggal di Rumahnya
-
Pabrik Pengolahan Sampah di Kota Leverkusen Meledak, Dua Tewas dan 30 Terluka
-
Haru! Anak Ini Azankan Kedua Orangtuanya yang Meninggal Karena Covid-19
-
Blak-blakan Luhut Soal Tingginya Kematian Covid-19 di Indonesia
-
Suami Korban Meninggal Usai Vaksin Geram, Puskesmas Kukuh Kematian Bukan Karena Vaksin
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat