SuaraJabar.id - Masyarakat Kota Bandung dinilai sudah lelah menghadapi sejumlah pembatasan terutama yang berkaitan dengan sumber penghasilan selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4.
Melihat kondisi masyarakatnya yang sudah lelah, Wali Kota bandung Oded M Danial meminta Pemerintah Pusat tak lagi memperpanjang penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang akan berakhir hari ini, Senin (9/8/2021).
Oded menambahkan, saat ini kasus Covid-19 di Kota Bandung mengalami penurunan signifikan.
"Harapan saya, Mang Oded sebagai wali kota tidak diperpanjang, harapannya seperti itu karena masyarakat sudah lelah," ujarnya kepada wartawan di Pendopo Wali Kota Bandung, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Kades di Malang Bantah Anaknya Gelar Dangdutan Langgar PPKM : Cuma Latihan
Ia menuturkan, kasus Covid-19 di Kota Bandung saat ini mengalami penurunan bahkan terkendali.
Meski begitu, ia mengingatkan masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Hari ini, alhamdulillah di Kota Bandung sedang posisi menurun bagus sangat terkendali," ujarnya.
Kondisi keterisian tempat tidur di rumah sakit berada di angka 49 persen dan konfirmasi aktif di angka 6.000 kasus.
"Dengan adanya penurunan ini, dengan semangat kita terus memerangi Covid-19 gelorakan. Mudah-mudahan semakin turun harapan tidak diperpanjang bisa kenyataan," katanya.
Baca Juga: PPKM Lanjut atau Tidak, Ini Pertimbangan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI
Jika PPKM tidak diperpanjang, ia mengaku akan segera mengadakan rapat dan membahas terkait kemungkinan relaksasi yang dapat dilakukan. Sejauh ini, level kewaspadaan di Kota Bandung masih berada di level 4.
"Ya, mudah-mudahan turun," katanya.
Namun begitu, apabila PPKM diperpanjang, Oded mengaku akan mengecek terlebih dahulu terkait kebijakan tersebut dan langsung melakukan rapat koordinasi antar pimpinan lembaga.
Terkait dengan surat aspirasi pelaku usaha yang disampaikan ke pemerintah pusat, ia mengaku belum mendapatkan respon balik.
Berita Terkait
-
Mengintip Kemegahan Masjid Al Jabbar, Tempat Ibadah yang jadi Salah Satu Wisata Religi di Bandung
-
Media Malaysia: Jordi Amat Diincar 2 Klub Indonesia
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Kontrak di Sabah FC Habis Mei 2025, Saddil Ramdani Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?