SuaraJabar.id - Rumah seorang warga Desa Gereba, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diserbu warga. Warga datang untuk menyaksikan langsung fenomena langka yang terjadi di rumah tersebut.
Rumah yang ramai didatangi warga itu merupakan milik Engkos. Warga datang untuk melihat dan mengabadikan gambar fenomena langka yag terjadi di sekitar rumah Engkos.
Dari penuturan perangkat desa setempat yang bernama Usman, fenomena langka yang terjadi di sekitaran rumah Engkos adalah adanya pohon pisang yang berbuah dua tandan.
“Karena banyak yang menganggapnya unik dan langka, maka banyak warga yang sengaja mengabadikan pohon pisang berbuah 2 tandan itu,” kata Usman, Selasa (24/08/2021) dikutip dari
Lebih lanjut Usman menambahkan, pohon pisang pada umumnya memang berbuah satu kali dengan satu tandan saja.
“Kemudian, pohon yang sudah berbuah tersebut akan mati dengan sendirinya,” ucapnya.
Sehingga, sambungnya, fenomena pohon pisang yang memiliki buah lebih dari 1 tandan ini baru kali pertama. Selain itu, banyak yang menganggapnya sebagai kejadian yang tidak biasa.
Menurutnya, bagi orang yang baru kali pertama melihat pohon pisang berbuah 2 tandan menganggapnya sebagai hal yang unik. Sehingga menjadi pusat perhatian dan mengabadikannya.
“Walaupun memang sebetulnya pohon pisang bisa mengeluarkan lebih dari 1 tandan dalam sekali berbuah. Hal itu karena mutasi alami yang tidak stabil,” tuturnya.
Baca Juga: Cara Membuat Kulit Lumpia Anti Sobek, Cuma Butuh 2 Bahan! Ini Rahasianya
Namun, katanya, fenomena tersebut jarang terjadi bahkan langka untuk daerah Cipaku Kabupaten Ciamis.
“Sehingga, fenomena pohon pisang berbuah 2 tandan milik Bapak Engkos ini menjadi pusat perhatian warga,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya
-
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
-
Pocong yang Membesar sambil Menyeringai Gila di Kebun Pisang
-
Bukan Pisang Biasa, Menikmati Hidangan Penutup Adat Desa Muaro Jambi
-
Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Mengaku Pasutri tapi Ogah Tunjukkan Buku Nikah, Pelaku Penyekapan di Bandung Dikenal Arogan
-
Ungkap Jejak Kekerasan DPO Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Mantan Istri Pelaku
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan