SuaraJabar.id - Sebanyak 34 anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) cabang Kota Bandung meninggal dunia sepanjang masa pandemi Covid-19.
Dari puluhan veteran itu, beberapa di antaranya meninggal akibat Covid-19.
Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang LVRI Kota Bandung, Patmo.
Pria yang nampak gagah saat memimpin upacara Hari Veteran Nasional ke-72 di markas LVRI cabang Kota Bandung itu mengatakan, ia tengah menghadapi perjuangan di zaman yang berbeda.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Apresiasi Serbuan Vaksinasi Covid-19 dari Koarmada II
Musuh bangsa Indonesia, kata dia, saat ini bukan lagi penjajah, melainkan Covid-19 yang tak kasat mata.
"Dulu berjuang melawan penjajah, hari ini kita berjuang melawan Covid-19. Semoga semangat perjuangan kita bisa ditularkan kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Bandung," kata Patmo, Rabu (25/8/2021) dikutip dari Ayobandung.com-jejaring Sura.com.
Ada fakta memilukan yang diungkap Patmo. Sebanyak 34 anggota LVRI yang dipimpinnya meninggal dunia, sebagian karena terpapar Covid-19.
Karena itu ia meminta agar seluruh masyarakat mengusung 'bambu runcing' berupa 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"Anggota kita itu kemarin ada 34 orang meninggal dunia karena Covid-19 dan faktor kesehatan," jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini sekitar 50% anggota LVRI Kota Bandung sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 dari total keseluruhan anggota sebanyak 900 orang.
Baca Juga: Vaksinasi Pfizer di Tangerang Ricuh, Warga: Kalau Enggak Bisa Kerja Saya Laporin
"Gak semua bisa divaksin, dikarenakan faktor kesehatan dan usia juga," tuturnya.
Berita Terkait
-
AS Naikkan Bea Masuk Impor, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri
-
Indonesia di Tengah 'Perang Tarif' Trump, Legislator PKS: RI Harus Jalankan Diplomasi Dagang Cerdas
-
Perang Tarif AS Dimulai, Indonesia Terancam Jadi Tempat Sampah Produk Impor?
-
Perang Dagang Memanas, Macron Minta Perusahaan Prancis Setop Investasi di AS!
-
Hadapi Perang Tarif Amerika Serikat, Ini Strategi BP Batam
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?