Dengan adanya perubahan konsep ini, Dusun Bambu hanya menampung 300 pengunjung yang tersebar di tiga restoran, sedangkan saat menjadi obyek wisata bisa menampung 7.000 tamu dalam satu hari.
"Kita bukan mengarah 100 persen ke profit oriented ya, tapi kita berharap bagaimana caranya agar roda ekonomi berjalan dulu, kemudian bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat," ucap Endi.
Disi lain, pihaknya juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti pengunjung harus menunjukan sertifikat vaksin supaya bisa saling menjaga dari penuluran COVID-19 antara pengunjung dengan karyawan.
"Karyawan juga sudah 100 persen divaksin, sejak bulan April kemarin jadi dipastikan aman karena sudah dua dosis semuanya," pungkasnya.
Baca Juga: Pria Ini Bandingkan 2 Ukuran Minuman di Restoran Cepat Saji, Lebih Untung Mana?
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Restoran Cepat Saji di AS Banyak Alami Kerugian, Imbas Dukung Israel?
-
Libur Lebaran? 5 Kolam Renang Terbaik di Karanganyar Ini Wajib Dicoba
-
Ancol Targetkan 660 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran
-
Belasan Ribu Pengunjung Padati Kawasan Monas saat H+2 Lebaran 2025
-
Hooters Bangkrut, Para Pelayan Seksinya Kemana?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar