Polda Jabar juga memastikan kalau penyelidikan kasus pembunuhan Tuti-Amel masih dikerjakan tim Polres Subang. Ini sekaligus membantah asumsi sejumlah pihak kalau kasus ini sudah dilimpahkan ke Polda Jabar.
sejauh ini Polda Jabar dan Mabes Polri hanya memback up segala kebutuhan fasilitas penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Subang.
“Sejauh ini dugaan pelaku pembunuhan sudah mengerucut. Maka itu kita perlu pemeriksaan ulang dan menambah bukti-bukti lainnya,” kata dia.
Kata Erdi, Polisi tak mau terburu-buru mengungkap kasus tanpa bukti yang kuat. Sebab mereka ingin membuktikan dengan fakta sebenar-benarnya dengan didukung bukti yang kuat.
“Kita ingin mengungkap kasus ini secara murni. Kita masih bekerja, dan kita tak mau buru-buru untuk sesuatu yang harus dibuktikan dengan sebenar-benarnya,” katanya.
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok