Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 07 September 2021 | 12:46 WIB
Massa dari lima ormas di depan benteng yang menghalangi akses jalan SDN 2 Tugu, Kota Tasikmalaya. [HR Online]

Nanang juga menegaskan, pihaknya fokus pada tuntutan terkait akses jalan ke sekolah. Karena itu, ia meminta secepatnya benteng yang menutupi akses jalan dibuka dan dibongkar.

“Kasihan para guru dan anak-anak sekolah terpaksa harus lewat jalan belakang berputar cukup jauh melewati sawah dan kuburan. Itu dilakukan untuk bisa masuk ke sekolah,” pungkasnya.

Load More