SuaraJabar.id - Berlatih taekwondo sejak SMP, tak membuat Adam Yazid Ferdyansyah menganggap enteng lawan-lawan yang bakal ia hadapi di PON XX Papua.
Atlet Jawa Barat asal Kota Depok itu mengaku akan berlatih keras demi bisa menyabet medali emas di kelas 68 kilogram pada PON Papua nanti.
"Persiapan saya saat ini sudah 95 persen, dan mencapai puncaknya saat bertanding sudah mencapai 100 persen," kata Adam dikutip dari Antara, Rabu (15/9/2021).
Adam yang sejak kecil sudah tinggal di Depok ini mempunyai kesan mendalam selama mengikuti pertandingan.
"Ketika itu saya bertanding di PON Bandung 2016 dan memperoleh medali emas pada saat usia saya masih muda 17 tahun," ujarnya.
Informasi dari situs www.pbti.info, Adam mempunyai segudang prestasi mulai dari tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Seperti Juara 1 Depok Open 2011, Juara 1 IISIP Cup 2012, Juara 3 Budi Luhur Cup 2013, Juara 3 Upi Challenge 2013, Juara 2 Popda Jabar 2014, Juara 2 Delta Cup 2014, Juara 2 Kendal Open 2014.
Selanjutnya Juara 2 Chuncheon Korea Open 2015, Juara 3 Popnas Jabar 2015, Juara 2 Prapon Jakarta 2015, Juara 1 Kejurda Jabar 2016, Juara 1 Jeonju Open Korea 2016 dan Juara 1 Pon Jabar 2016.
Adam Yazid Ferdyansyah yang lahir di Bogor, 11 September 1999 dan bertempat tinggal di Kp.Jatijajar RT 06/01 Tapos, Kota Depok Jawa Barat.
Baca Juga: Bikin Miris, Atlet Angkat Besi Riau Keluhkan Gizi Makanan di Pusat Latihan
Ketua KONI Depok Herry Suprianto mengatakan Adam Yazid merupakan atlet kebangaan Depok yang sudah mempunyai prestasi internasional dengan meraih prestasi di berbagai kejuaraan.
"Kami mengirimkan atlet-atlet terbaik, tentunya dengan harapan mampu meraih medali emas di PON Papua, termasuk Adam Yazid," ujarnya.
Herry mengatakan Kota Depok akan mengirim 17 atlet terbaiknya untuk memperkuat tim Jawa Barat pada ajang PON XX Papua 2021.
Herry mengatakan di luar beregu, atlet-atlet Kota Depok mempunyai potensi untuk bisa menyumbangkan 6 sampai 7 medali emas di PON XX Papua 2021.
Nama-nama 17 atlet yang akan berlaga di PON Papua baik pada nomor beregu maupun perorangan adalah, Rama Tulong pada cabang olahraga aeromodeling, Rustandi dan Rizky Darmawan (cadangan) cabang paralayang, Tuti Lestari, Anggi Triana, Arwis dan Doda (terjun payung).
Berikutnya Sudung Tampubolon (catur), Adlia Rahma Maulida, Muhammad Anugrah Ramadhan (kriket), Rusdiansah (dayung), Rio Pangestu Putra, Muhammad Rizki Xavier (futsal), Nurhalimah, Pani Tri Oktavianti (sepak bola), Rian (muaytai) dan Adam Yazid (taekwondo).
Berita Terkait
-
Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
-
Para Bulu Tangkis Borong Tiga Emas di Asian Para Games 2026
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor