SuaraJabar.id - Proyek pabrik baterai kendaraan listrik yang dibangun di Karawang, Jawa Barat, diklaim akan menyerap sekitar 1.100 tenaga kerja langsung.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Jumat (17/9/2021).
"Ketika pabrik jadi, tenaga kerja langsung mencapai 1.100 orang," katanya dalam konferensi pers daring, dikutip dari Antara.
Bahlil menuturkan, dalam proses konstruksinya, pabrik baterai kendaraan listrik yang akan dikelola PT HKML Battery Indonesia itu diperkirakan akan menyerap 10 ribu hingga 13 ribu tenaga kerja.
Belum lagi tenaga kerja tidak langsung yang terdampak dalam proyek tersebut, mulai dari subkontraktor, UMKM, makan, material hingga alat berat.
"Mulai kemarin juga mereka langsung kerja. Cut and field sudah jalan. Alat saja sudah sekitar 50-an unit. (Jika dihitung), sopir dengan helper saja sudah mencapai 100 orang lebih," tuturnya.
Peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik baterai kendaraan listrik senilai 1,1 miliar dolar AS di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, telah dimulai pada Rabu (15/9/2021) lalu.
Pabrik sel baterai itu merupakan kerja sama antara konsorsium Hyundai yang terdiri atas Hyundai Motor Company, KIA Corporation, Hyundai Mobis, dan LG Energy Solution dengan PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC).
Fasilitas sel baterai itu rencananya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 10 Giga watt Hour (GwH) sel baterai litium-ion NCMA setiap tahun, yang nantinya akan menyuplai kendaraan listrik produksi Hyundai.
Baca Juga: PLN Jamin Suplai untuk Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang
Pabrik sel baterai di Karawang itu ditargetkan akan selesai konstruksi pada September 2022 mendatang dan mulai berproduksi pada 2023.
Pembangunan pabrik sel baterai dengan kapasitas produksi 10 GwH itu merupakan bagian dari keseluruhan rencana proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai 9,8 miliar dolar AS (setara Rp 142 triliun) yang telah diteken dengan Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo
-
750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?
-
Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
Event Internasional Diproyeksikan Tarik 20 Ribu Wisatawan Luar Negeri, Serap 5.000 Tenaga Kerja
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan