SuaraJabar.id - Pelarian seorang buronan berinisial Res (20) berakhir setelah warga ada yang mengenalinya. Terduga pelaku pencurian di Puskesmas Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini pun diciduk petugas usai seminggu diburu.
Res merupakan warga Kampung Badakputih, Palabuhanratu. Ia ditangkap oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Sukabumi di wilayah Kecamatan Cisaat.
Penangkapan berawal dari laporan warga mengenai adanya orang yang mirip dengan DPO kasus pencurian Puskesmas Simpenan.
"Kami mendapatkan laporan ada orang yang mirip dengan Res berkeliaran di wilayah Kecamatan Cisaat dan tim pun langsung menuju lokasi untuk melakukan penangkapan," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2021).
Menurutnya, sebelum melakukan penangkapan tim di lokasi melakukan pengintaian terlebih dahulu untuk menyamakan ciri-cirinya.
Pemuda yang sejak Rabu, (15/9/2021) menjadi buronan usai mencuri tas berisi uang Rp 3,2 juta milik warga di Puskesmas Simpenan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan tidak melakukan perlawanan saat ditangkap pada Sabtu, (19/9/2021).
Selain itu, personel kepolisian yang melakukan penangkapan tersebut menyita barang bukti lainnya yakni tas berwarna hitam milik korban dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya.
Terduga pelaku yang merupakan buruh ini langsung diboyong ke Mapolres Sukabumi untuk dimintai keterangan usai menjadi otak dari kasus pencurian bersama dua rekannya di Puskemas Simpenan.
Diduga, saat melakukan aksinya tersangka sudah mengintai tas milik Desi Rochayani warga Desa Cidadap yang berisi uang jutaan rupiah.
Tersangka hanya membutuhkan waktu singkat untuk mengambil tas korban yang disimpan di kursi dengan memanfaatkan suasana puskesmas yang sepi karena sedang beristirahat.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Stanby di Palabuhanratu Sukabumi
Namun, aksinya tersebut tidak luput dari rekaman CCTV yang merekam secara jelas wajah tersangka.
"Kami masih memintai keterangan dari Res untuk mengembangkan kasus ini dan mengungkap apakah tersangka sebelumnya sudah pernah melakukan aksi serupa," tambahnya.
Sebelumnya, Res bersama dua rekannya IR (17) dan As (15) warga Kampung Babakanjampang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi melakukan aksi pencurian di Puskemas Simpenan pada Rabu, (15/9/2021).
Saat itu, Res masuk ke dalam puskesmas yang tengah sepi dari kegiatan pelayanan karena sedang istirahat dan dengan santainya masuk ke ruang IGD untuk mengambil tas berisi uang Rp 3,2 juta milik Desi.
Setelah berhasil menjalankan aksinya, Res langsung naik sepeda motor Honda Beat bersama dua rekannya IR dan As.
Tengah perjalan mereka pun berpisah dengan alasan Res akan ke Bogor dan memberikan uang hasil kejahatan kepada rekannya Rp 100 ribu yang hendak pulang ke Kota Sukabumi.
Berita Terkait
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
-
Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap
-
Kapolri dan Menkomdigi Bahas Kejahatan Digital, dari Judi Online hingga Pencurian Data
-
Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026