SuaraJabar.id - Jawa Barat dikenal sangat kaya akan budaya daerahnya sepert senjata tradisional. Berikut senjata tradisional Jawa Barat beserta kegunaannya
Terbukti senjata tradisional tersebut masih eksis dan digunakan sampai saat ini.
Nama senjata tradisional yang ada di Jawa Barat cukup banyak, seperti, Kujang, Bedog, hingga Balincong.
Terciptanya beragam jenis senjata tak lepas dari pengaruh sejarah masa lalu dari masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat yang pernah dijajah.
Oleh karena itu, munculah berbagai jeni senjata tradisional andalan masyarakat yang sering digunakan. Masing-masing senjata memiliki ciri dan fungsi khusus.
Semua senjata tradisional itu masih digunakan sampai sekarang ini.
Berikut 10 nama senjata tradisional di Jawa Barat.
1. Kujang
Kujang merupakan senjata tradisional dari Jawa Barat yang mana oleh masyarakat Sunda disakralkan dan dianggap magis.
Baca Juga: Bertemu Dubes Australia, Ridwan Kamil Sebut Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi
Ukurannya kisaran 20 hingga 25 cm dan digunakan sebagai perlengkapan peralatan pakaian laki-laki.
2. Bedog
Bedog atau Golog, merupakan senjata khas dari Jawa Barat. Setiap daerah di Jawa Barat kebutuhan dan kegunaan golok atau bedog berbeda-beda.
Biasanya senjata ini digunakan untuk memotong kayu atau menyembelih hewan. Ukuran alat ini kisaran 30 sampai dengan 40 cm
3. Baliung
Nama senjata tradisional Jawa Barat selanjutnya adalah Baliung.
Senjata ini biasa digunakan oleh masyarakat Jawa Barat untuk memotong pohon besar, dan bisa juga dugunakan sebagai perkakas untuk membangun rumah.
Gagang senjata ini terbuat dari kayu dan berukuran 30-35 cm.
Tekanan dan daya yang dimilikinya lebih besar daripada bedog. Karena besi baja yang digunakan baliung lebih besar dan tebal.
4. Congkrang
Senjata tradisional ini mulai langka, karena jarang sekali dijumpai. Senjata ini berbentuk seperti cangkul tetapi lebih kecil dan digunakan oleh ibu-ibu menyiangi rumput halaman rumah.
5. Arit
Senjata yang berbentuk seperti bulan sabit ini adalah senjata tradisional Jawa Barat yang sampai sekarang masih eksis.
Alat ini biasa digunakan oleh para peternak untuk memotong rumput.
6. Sulimat
Sulimat biasa digunakan oleh masyarakat Jawa barat untuk merobek dan mengelupas kulit kelapa.
Ciri-Ciri senjata ini adalah memiliki ujung yang sangat runcing dan posisinya berlawanan.
Senjata ini juga sudah jarang ditemui dan menjadi salah satu senjata tradisional Jawa Barat yang paling langka.
7. Ketam
Senjata tradisional ini dikenal dengan sebutan ani-ani. Ketam memiliki bentuk semacam kayu genggam dengan sebuah mata pisau disalah satu sisinya.
Di Jawa Barat, Ketam biasa digunakan untuk memanen padi atau sayuran.
8. Gacok
Gacok merupakan senjata tradisional Jawa Barat yang memiliki ujung mirip dengan garpu. Senjata ini berfungsi untuk mengumpulkan rumput yang kering, merpaikan jemuran gabah atau membersihkan kandang.
Senjata ini termasuk salah satu senjata tradisional Jawa Barat yang popular dikalangan petani. Karena harganya yang murah dan bebannya tidak terlalu berat.
9. Patik
Senjata tradisional satu ini biasa digunakan untuk membelah kayu. Patik hingga saat ini masih digunakan oleh masyarakat Sunda khususnya didaerah pedesaan.
10. Balincong
Nama senjata tradisional Jawa Barat Yang terakhir adalah Balincong. Senjata tradisional ini memiliki bentuk seperti jangkar terbalik. Senjata ini memiliki ukuran panjang 52 cm.
Balincong sendiri merupakan senjata tradisional bagi para petani untuk membajak sawah, karena memiliki bentuk yang panjang dan tajam, untuk menusuk tanah hingga kedalaman sekitar 30 cm.
Kontributor : Raditya Hermansyah
Tag
Berita Terkait
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua
-
Apel Akbar Guru Honorer, 2.900 Guru Madrasah Desak Status PPPK
-
Longsor Cisarua Bandung Barat: 9 Tewas, 81 Warga Masih Dicari
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Jakarta Siap-Siap! Katulampa Tembus Siaga 3 Malam Ini, Air Kiriman Puncak Mengalir Deras ke Ibu Kota
-
Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
-
40 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi, Berikut Daftar Nama dan Asal Kampungnya
-
Simak Jadwal KRL Terakhir Malam Ini Rute Bogor, Bekasi, dan Parung Panjang
-
Desa BRILiaN Tembus 5.245 Desa, BRI Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Ekonomi Lokal