Karena itu Bana mengimbau agar pengendara yang lewat jalan tersebut, apalagi saat malam hari minim pencahayaan, untuk selalu fokus dalam berkendara. Meski hati-hati guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Hal mistis lainnya mengenai pohon besar di Jalan Tamasari Kota bandung diungkapkan seorang mahasiswa bernama Andhika (24).
Konon, para mahasiswa dan warga sekitar mempercayai adanya kuntilanak di jalan tersebut. Bukan tanpa alasan, jalan di depan kebun binatang Bandung dan kampus ITB ini bila malam hari memang selalu gelap gulita tanpa adanya penerangan sedikit pun.
Andhika menjadi salah satu warga Bandung yang memiliki pengalaman mistis kala melewati Jalan Tamansari. Ia pernah bertemu dengan sosok kuntilanak penunggu di sana.
Kisahnya berawal saat ia dan temannya pulang jalan-jalan dari Lembang. Ia terpaksa melewati Jalan Tamansari karena harus mampir ke kosan temannya untuk mengembalikan barang yang ia pinjam.
"Jadi pas pulang night ride dari Lembang sekitar jam 11 malam, saya kepaksa pulang lewat Tamansari. Mau sekalian ngembaliin barang ke kosan temen. Tapi pas sekitar depan Kebun Binatang, dari jauh keliatan ada putih-putih dekat pohon di pinggir jalan," ujar Andhika.
Karena penasaran, sambil memelankan kendaraan ia mendekati objek putih tersebut. Tak disangka, ketika ia semakin dekat objek yang ia lihat dari kejauhan ternyata kuntilanak.
"Pas udah deket saya pelanin motor, ternyata kuntilanak. Saya langsung ngebut sieun soalna. Kuntilanak itu sempat ketawa terus terbang kesalah satu pepohonan," lanjutnya
Setelah kejadian itu, ia tak pernah lagi melewati Jalan Tamansari jika lewat pukul 09.00 malam. Ia mengaku trauma dengan kejadian dialami saat itu.
Berita Terkait
-
Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung
-
Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League
-
Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan
-
Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama
-
Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027
-
Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum
-
Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor