SuaraJabar.id - Alun-alun Kota Bandung dibuka kembali untuk umum pada Senin (25/10/2021). Pembukaan kembali Alun-alun Bandung ini mendapat antusiasme yang tinggi dari warga, bahkan langsung diserbu warga.
Melihat membeludaknya pengunjung Alun-alun Bandung, Pemerintah Kota Bandung pun mengambil langkah untuk menutup sementara tempat tersebut sambil menunggu pemasangan aplikasi PeduliLindungi.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 untuk terus melakukan pengawasan terhadap pembukaan taman di 29 taman tematik Kota Bandung.
"Ya saya selalu sampaikan kepada teman-teman di Satgas, bahwa kan mungkin sudah terlalu lama mereka tidak ada (hiburan), begitu ada langsung ramai. Tugas kita tetap kita memperhatikan dari segala aspek pengawasannya terus tingkatkan," ujar Oded saat ditemui di Kantor Dinas Perpustakaan Kota Bandung, pada hari Selasa (26/10/2021).
Pria yang kerap disapa Mang Oded tersebut menuturkan bahwa 29 taman yang ada di Kota Bandung harus terintegrasi aplikasi PeduliLindungi.
Menurut Oded, hal ini akan memberikan kenyamanan pagi para pengunjung yang datang.
"Ya itu juga salah satu yang harus kita penuhi karena PeduliLindungi. Karena di satu sisi kita ingin memperbanyak relaksasi semua tempat-tempat sosial masyarakat, tapi di sisi lain kita kan punya kehati-hatian," katanya.
Pihaknya pun mengimbau untuk warga Kota Bandung supaya jangan lengah. Karena relaksasi tersebut dilakukan tidak hanya pada taman, namun bisa semuanya.
"Alhamdulillah kita sekarang pelan-pelan mudah-mudahan ke depan termasuk taman juga sedang diupayakan untuk relaksasi. Tapi saya meminta menjaga ke warga Kota Bandung tetep jangan lengah, bukan hanya taman, tapi buka akan normal semuanya," jelasnya.
Sebelumnya, Sejumlah akses pintu masuk Taman Alun-Alun kembali ditutup sementara oleh Satpol PP dan DPKP3 Kota Bandung.
Kabid Pertamanan DPKP3 Kota Bandung, Rikke Siti Fatimah menjelaskan, uji coba pembukaan Alun-Alun Kota Bandung di hari pertama masih perlu evaluasi. Pasalnya, pengunjung yang mengunjungi alun-alun membludak.
"Alun-alun sendiri sebetulnya hari ini kita udah uji coba dibuka untuk umum, tapi ternyata hasil evaluasi kami hari ini, karena masyarakat kunjungan untuk alun-alun itu membludak, animonya sangat tinggi. Sehingga banyak yang kurang disiplin masyarakatnya pada saat melaksanakan aktivitas di Alun-Alun Bandung," ujar Rikke, saat ditemui di Lokasi Taman Alun-alun, Senin, 25 Oktober 2021.
Dengan membludaknya masyarakat yang mengunjungi Taman Alun-Alun, Rikke mengungkapkan Satpol PP pun sempat kewalahan menangani masyarakat. Dengan itu, kata dia, saat ini dilakukan penutupan sementara.
"Tapi tadi begitu membludak, supaya tidak terjadi lagi peningkatan Covid-19 di Kota Bandung karena sudah masuk (PPKM) level 2, akhirnya kami tutup dulu untuk persiapan penutupan beberapa akses. Sehingga aksesnya hanya dari satu pintu saja yang depan Pendopo," jelas Rikke.
Pihaknya menegaskan dengan adanya penutupan ini akan secepatnya untuk kembali membuka Taman Alun-Alun Kota Bandung.
"Sesiapnya yah, kita usahakan. Malam ini juga kita mulai menutup. Mudah mudahan lebih cepat lebih baik," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
Cerita dari Alun-Alun Jember: Menemukan Ruang Ternyaman di Tengah Hujan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok