SuaraJabar.id - Aplikasi BPJS Kesehatan hadir dalam bentuk mobile yang bisa diunduh di PlayStore untuk memudahkan peserta. Aplikasi tersebut adalah JKN. Aplikasi ini sangat membantu dalam masa pandemic covid-19 seperti saat ini.
Aplikasi BPJS Kesehatan ini dapat memudahkan peserta JKN_KIS dalam memanfaatkan pelayanan JKN-KIS dimana saja tanpa perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Pengembangan aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses serta pelayanan yang optimal bagi peserta.
Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah dimanapun dan kapanpun.
Disini terdapat banyak fitur, bagi yang belum terdaftar dapat mendaftar secara langsung melalui aplikasi Mobile JKN. Apabila sudah terdaftar bisa langsung masuk ke dalam menu fitur aplikasi Mobile JKN.
Manfaat yang diperoleh saat menjadi peserta juga sangat banyak, cukup dengan rutin membayar iuran setiap bulan, maka manfaat kepesertaan sudah dapat dirasakan di fasilitas kesehatan.
Cara penggunaan aplikasi BPJS Kesehatan ini cukup mudah untuk dipahami.
Pertama, unduh dan instal aplikasi Mobile JKN melalui AppStore atau PlayStore. Kemudian melakukan pendaftaran sebagai peserta baru, Kemudian Pilih tulisan “Saya Setuju”, Masukan NIK E-KTP dan code captcha dan klik selanjutnya.
Setelah itu masukan data diri, pilih fasilitas kesehatan, masukan alamat email, tunggu system JKN hingga kirimkan nomor verifikasi tersebut.
Baca Juga: Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Pakai Aplikasi Mobile JKN, Gak Ribet!
Itulah tadi ulasan singkat terkait Aplikasi BPJS Kesehatan bernama JKN, langsung dicoba ya.
Kontributor : Raditya Hermansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat