Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 03 November 2021 | 13:04 WIB
ILUSTRASI - Polisi membawa pelaku ke lokasi terjadinya aksi begal payudara. Untuk melihat bagaimana cara pelaku beraksi. / [gopos.id]

“Waktu itu sempat dikejar, pelakunya tancap gas kabur,” katanya.

Adi mengungkapkan ciri-ciri pelaku memakai helm batok yang biasa dipakai untuk bersepeda.

“Itu korbannya teman saya, nge-WA ke saya juga, katanya dipegang pantatnya, sama orang tak dikenal, sampai nangis loh teman saya itu. Bahkan takut dan trauma, sekarang tidak berani pakai motor sendirian,” katanya.

Meski belum ada laporan dari korban, polisi turun tangan untuk mengungkap kasus begal bokong di Tasikmalaya. Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk memintai keterangan para saksi mata.

Baca Juga: Facebook Bakal Hilangkan Fitur Pengenalan Wajah, Ini Alasannya

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono pun memberi perintah ke jajarannya untuk melakukan antisipasi.

“Patroli yang berkala harus dilakukan supaya mempersempit ruang gerak pelaku. Agar masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya merasa aman dan tidak ada kejadian seperti itu lagi,” ujarnya.

Load More