SuaraJabar.id - Di tengah kondisi yang menantang dengan adanya pandemi Covid-19, BRI terus berupaya untuk membantu dan memberdayakan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Komitmen ini ditunjukkan oleh perseroan melalui Rumah BUMN (RB) BRI di Sumatera Barat, yang salah satunya berfungsi mengembangkan kapasitas dan kapabilitas UMKM binaan melalui kegiatan kolaborasi baik dengan BUMN, instansi, start up, dan komunitas.
Rumah BUMN yang dikelola BRI di Sumatera Barat, antara lain di RB Bukittinggi dan RB Padang Panjang. Kedua RB tersebut menjadi rumah bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya dengan pelatihan dan pembinaan yang dilakukan oleh perseroan secara rutin.
Perseroan juga melibatkan BUMN lain dalam berkolaborasi untuk menghidupkan rumah BUMN.
Menilik RB di Sumatera Barat, saat ini tercatat 2.776 UMKM yang dinaungi oleh RB Bukittinggi. Dari jumlah tersebut, 772 UMKM diantaranya fokus di industri kuliner atau makanan.
Baca Juga: Kinerja Bank BRI Diapresiasi dengan Dua Penghargaan di SOE Awards 2021
Salah satu UMKM andalan RB Bukittinggi adalah Rendang Uni Adek milik Sri Engla Deswita. Meski baru terdaftar dan masuk binaan RB Bukittinggi pada 2018, produknya kini sudah menembus pasar ekspor hingga Arab Saudi.
Sementara itu, RB Padang Panjang menaungi 762 UMKM. Dari jumlah tersebut, 127 UMKM diantaraya juga fokus di industri makanan. Salah satu UMKM andalan RB Padang Panjang, yakni Rendang Mizaki yang dimiliki oleh Sri Wahyuni. Rendang Mizaki telah menembus pasar ekspor hingga Singapura dan Malaysia.
Peran BRI dalam memberdayakan UMKM sejalan dengan tugas yang diberikan oleh pemerintah. Menteri BUMN, Erick Thohir meminta BUMN bersinergi untuk mendorong UMKM go online.
Melalui Staf Khususnya, Arya Sinulingga, pihaknya mengunjungi Rumah BUMN binaan BRI di Bukittinggi dan Padang Panjang, Jumat (8/10/2021), dan meminta sinergi BUMN untuk membantu UMKM di Sumatera Barat, tidak hanya dari segi pendampingan tapi juga dari sisi produk dan pengembangan digitalisasi UMKM.
“Kami terus berupaya untuk memberdayakan UMKM melalui Rumah BUMN BRI yang saat ini jumlahnya telah mencapai 56 di seluruh Indonesia. Dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak, lewat Rumah BUMN ini, BRI telah menaungi dan memberdayakan lebih dari 357 ribu pelaku UMKM dan tentunya akan terus meningkat,” ungkap Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari.
Baca Juga: Kinerja Makin Moncer, Bank BRI Terima Dua Penghargaan dalam SOE Awards 2021
Lebih lanjut, Supari mengungkapkan, RB yang dikelola oleh BRI juga secara rutin memberikan pelatihan dan pembinaan.
Berita Terkait
-
BRI Raih Penghargaan Dunia, Buktikan Komitmen pada Lingkungan dan UMKM!
-
Kapan Bank Buka Setelah Libur Lebaran 2025? Jadwal Lengkap BRI, BCA, BNI, Mandiri, BSI
-
Inspirasi dari Desa Wunut, Desa BRILiaN yang Bagikan THR hingga Sediakan Jaminan Sosial
-
Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara
-
Konsisten Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar