SuaraJabar.id - Kendaraan roda empat atau mobil kini tak bisa melintas di Jalan Raya Banjar-Lakbok, Kota Banjar akibat kondisi jalan amblas yang semakin parah.
Jalan amblas yang berada di perbatasan antara lingkungan Sasagaran, Kelurahan Bojongkantong dan Dusun Sindangmulya, Desa Kujangsari sebenarnya telah lama amblas. Lubang amblas semakin membesar hingga saat ini tak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Salah seorang warga Taryadi (40) mengatakan, kondisi jalan tersebut sebelumnya sudah amblas dan memiliki dua lubang menganga di tengah jalan.
Akan tetapi, kondisi jalan yang amblas sekarang semakin bertambah parah dan memenuhi hampir seluruh badan jalan.
“Jalan ini terus amblas akibat hujan deras yang turun beberapa hari ini,” ujar Taryadi di Kota Banjar. Senin (8/11/2021).
Ia menyebut, jalan yang amblas itu di bawahnya adalah gorong gorong.
“Dulu sudah amblas tapi nggak diperbaiki. Kemarin hari Sabtu waktu hujan deras amblas lagi,” kata Taryadi.
Lanjutnya, karena jalan yang amblas semakin lebar sekarang lokasi jalan tersebut sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.
Paling kendaraan roda dua saja, itupun harus hati-hati agar tidak terperosok.
Baca Juga: Semua Tol Telah Penuhi Uji Laik Fungsi dan Operasi: Pastikan Berkendara Sesuai Aturan
Untuk itu, kata Taryadi, warga meminta kepada pemerintah Kota Banjar agar segera melakukan perbaikan jalan amblas tersebut.
Karena akses lalu lintas warga menjadi terganggu serta dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan.
“Kalau jalan itu bukan milik pemerintah sebetulnya warga juga mau perbaiki sendiri tapi itu kan katanya kewenangan pemerintah jadi warga juga tidak berani,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawad meminta kepada Dinas PUPRKP agar bisa secepatnya melakukan realisasi perbaikan.
“Karena akses tersebut sangat dibutuhkan oleh warga miskin,” ungkapnya.
Apalagi, kondisi amblasnya juga menurutnya sudah masuk kategori rusak berat sehingga dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Berita Terkait
-
Tanggul Sungai Silandak Rembes, Jalan di Semarang Ambles Dua Meter
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Jalan di Jagakarsa Amblas, Dinas Bina Marga DKI Ungkap Biang Keroknya
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran