SuaraJabar.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi menyebutkan, cakupan vaksinasi COVID-19 di sejumlah daerah di Jawa Barat masih rendah. Di antaranya Sukabumi dan Bogor.
Hal itu disampaikan Nina ketika menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah pada Jumat (12/11/2021). Acara tersebut diperingati dengan vaksinasi COVID-19.
"Daerah Jabar yang minim vaksin contohnya Sukabumi, Bogor, karena wilayahnya luas dan masyarakatnya banyak," ungkap Nina.
"Sukabumi banyak daerah terpencil dan medannya sulit, sehingga sulit terjangkau. Sedangkan untuk perkotaan Seperti bandung dan Cimahi meski padat tetapi mudah terjangkau," tambahnya.
Dikatakan Nina, cakupan vaksinasi COVID-19 secara keseluruhan wilayah di Jabar baru mencapai sekitar 69 persen, yang meliputi 27 kabupaten dan kota. Ia berharap Desember mendatang cakupannya sudah mencapai 70 persen.
"Saya optimis beberapa kabupaten kota yang bisa selesai 31 Desember. Tapi beberapa kota kabupaten lain ada tahun 2022, ada yang 2023," terang Nina.
Menurutnya, salah satu kendala vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat di antaranya kesulitan menjangkau orang tua terutama lansia.
Untuk itu, pihaknya mendorong daerah-daerah di Jawa Barat untuk terus melakukan vaksinasi. Untuk mendukung percepatan, Pemprov Jabar sudah menyiapkan 200 mobil vaksin keliling.
"Semuanya akan disebar di seluruh Jabar untuk mencapai tempat yang susah dijangkau termasuk, orang tua," sebut Nina.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
-
Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan