SuaraJabar.id - Kini hampir semua data kependudukan bisa dicek melalui online, cukup dengan HP saja kini kamu tahu mendapatkan bansos. Yuk simak cara cek bansos lewat KTP via online.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa data kependudukan menjadi salah satu hal penting dalam efektifitas bantuan sosial. Tak hanya digunakan sebagai basis data penyaluran bantuan sosial, data kependudukan juga berguna untuk syarat administrasi lainnya seperti pembukaan usaha, menikah atau bahkan mencari kerja.
Jika sebelumnya Anda perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memeriksa data kependudukan. Kini pengecekan tersebut dapat Anda lakukan secara online melalui ponsel Anda di rumah.
Berikut 3 cara cek bansos lewat KTP data kependudukan secara online:
Baca Juga: ASN Diminta Sukarela Mundur Sebagai Penerima Bansos, DPR: Jika Tidak Sanksi Menanti
1. Cara Cek KTP Online melalui laman resmi Dukcapil
- Buka laman Dukcapil di dukcapil.kemendagri.go.id melalui browser Anda
- Pilih menu e-KTP
- Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP Anda, lalu tekan enter
Jika data KTP valid, maka Anda akan diarahkan menuju tampilan yang berisi data lengkap seperti dalam KTP
2. Cara Cek KTP Online melalui SMS atau WhatsApp
- Kirim SMS dengan format: Cek#KTP#NIK lalu kirimkan ke nomor Disdukcapil Kemendagri di 0815-3636-9999
- Kirim WhatsApp dengan format: Nama lengkap sesuai KTP, NIK, kelurahan/kecamatan/kabupaten/kota lalu kitim ke nomor WhatsApp 0813-2691-2479.
3. Cara Cek KTP Online Melalui Call Center Dukcapil
- Siapkan data NIK dan nomor KK
- Lakukan panggilan telepon ke nomor 1500-537
- Setelah penggilan diterima, Anda dapat mengecek apakah data kependudukan Anda valid. Selain itu Anda juga bisa langsung menanyakan secara detail permasalahan apabila data Anda tidak valid atau mengalai kendala
Pengecekan data kependudukan secara online ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran COVID-19. Karena dengan adanya inovasi ini, masyarakat tidak lagi perlu meninggalkan rumah untuk mengecek data kependudukan. Cukup dengan ponsel, paket data atau pulsa.
Baca Juga: ASN di Kota Kendari Diminta Kembalikan Dana Bansos
Kebenaran data kependudukan nantinya akan mempermudah alokasi bantuan sosial jika Anda memang layak mendapatkan.
Selain itu, dengan valid-nya data kependudukan yang Anda miliki juga akan mempermudah porses Administrasi dalam berbagai kebutuhan. Demikian tiga cara cek bansos lewat KTP data kependudukan secara online.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pendaftaran Dana Bansos Lewat Tautan di Media Sosial
-
Bansos Lebaran Cair! DPR Ungkap Jadwal dan Cara Cek Penerima PKH dan BPNT
-
Kabar Gembira Jakarta! Bansos KLJ, KPDJ, KAJ Cair, Cek Apakah Anda Termasuk Penerima
-
Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Triwulan I 2025 di Mataram Tembus 53.275 KPM
-
Kabar Gembira! Bansos untuk Lansia hingga Disabilitas Jakarta Cair Sebelum Lebaran, Cek Rekeningmu
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar