SuaraJabar.id - Buruh Tepati Janji, Peserta Aksi di Gedung Sate Lebih Banyak dari Kemarin
Ribuan buruh dari berbagai serikat terpantau memadati depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (30/11/2021). Unjuk rasa ini merupakan aksi lanjutan untuk mengawal penetapan UMK 2022.
Jumlah massa aksi tampak lebih banyak dari aksi serupa yang digelar kemarin.
Begitupun dengan jumlah mobil komando, sekurangnya ada 13 mobil yang diparkir berderet tepat mengahadap muka kantor dinas Gubernur Jawa Barat itu.
Sepanjang Jalan Diponegoro, dari mulai pos polisi samping Taman Lansia, hingga pertigaan jalan sebelum gedung DPRD Provinsi Jabar pun ditutup total. Dijejali massa aksi dan kendaraan baik mobil maupun motor.
Pengamanan dari kepolisian pun tampak meningkat. Hal itu dapat terlihat dari pemasangan kawat berduri yang membentang melindungi pagar pembatas. Diketahui, dalam aksi kemarin sebagian pagar pembatas tersebut dirobohkan massa aksi.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, massa buruh sudah mulai menggeruduk Gedung Sate sejak pukul 11.00 WIB tadi.
Hingga kini, pukul 15.45 WIB, massa aksi masih ramai berkumpul. Gelombang demi gelombang pergerakan buruh masih berdatangan.
Diketahui, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, bersama Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos pun turut hadir pada aksi kawal UMK 2022 di depan Gedung Sate.
Mereka berdua turut naik mobil komando dan menyampaikan orasinya masing-masing.
“Saya umumkan secara terbuka, kalau malam nanti Gubernur Jabar memutuskan UMK di kabupaten kota se-Jabar tetap memakai PP Nomor 36, siap mogok nasional? Siap mogok nasional?,” teriak Aqil Said saat orasi.
Baca Juga: Long March Buruh di Tol Cipularang Lewati KM 97
Sebelumnya diberitakan, masih ada massa aksi buruh yang akan merapat ke Gedung Sate hari ini.
Buruh yang belum diketahui berasal dari serikat apa tersebut saat ini tengah melakukan aksi long march di Jalan Tol Cipularang.
Kontributor: M Dikdik RA
Tag
Berita Terkait
-
Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong
-
Boni Hargens Soroti Aksi 24 September: Polri Mampu Jaga Ruang Demokrasi
-
11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI
-
Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa
-
Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa
-
Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga