"Dalam tiga bulan ini lebih dari dua yang ditindaklanjuti. Tapi dalam seminggu bahkan bisa ada dua laporan kejadian, tapi biasanya kami selesaikan secara kekeluargaan dulu. Kecuali yang penusukan," ungkap Deni.
Menurut Deni kerawanan tersebut timbul akibat faktor ekonomi. Sebab warga yang memanfaatkan perbaikan jalan itu untuk memungut kencleng juga terkadang berebut dengan warga lainnya yang menginginkan hal serupa.
"Kerawanannya akibat faktor ekonomi. Ada warga yang memanfaatkan dengan mengencleng ke pengendara, atau warga lainnya yang enggak kebagian. Terus ketika pengendara enggak kasih, juga memicu hal tersebut," tutur Deni.
Keributan itu juga biasanya terjadi ketika pelakunya sedang dalam pengaruh minuman keras sehingga lebih mudah tersulut emosinya.
"Memang yang terlibat beberapa kasus pelakunya mengonsumsi miras dulu. Maka penjualnya juga kita tertibkan," pungkas Deni.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Honda Siapkan Motor Sport 400cc Terbaru dengan Teknologi E-Clutch yang Bikin Penasaran
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
Tutorial Naksir Sahabat Tanpa Kena Mental: Sebuah Review Novel Jungkir Balik
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
Alasan Skuter Besar Kini Lebih Populer Ketimbang Motor Besar di Berbagai Negara
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam
-
Aksi 'Kucing-kucingan' Truk Sumbu 3 di Sukabumi: 75 Armada Terjaring Penyekatan Saat Arus Balik
-
Lautan Manusia di Pangandaran: 250 Wisatawan Terpisah dari Keluarga hingga Teror Kehilangan Barang
-
Darah di Balik Botol Intisari: Cekcok 'Kurang Bayar' Berujung Maut di Lingkar Selatan Sukabumi
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk