SuaraJabar.id - Percepatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi berbuah manis. Setelah lama menyandang ststus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 2, Kabupaten Sukabumi akhirnya turun ke PPKM Level 2.
Humas Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia mengaku pihaknya bersyukur atas penurunan level PPKM itu.
"Alhamdulillah berkat perjuangan semua pihak yang membantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mempercepat proses vaksinasi, akhirnya kita bisa keluar dari daerah yang berstatus PPKM level 3," kata Eneng, Rabu (1/12/2021) dikutip dari Antara.
Menurut Yulia, ditetapkannya Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu daerah di Jabar yang berstatus PPKM level 2 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2021 tentang PPKM Level III, Level II dan Level I Corona Virus Disease (COVID) di Wilayah Jawa dan Bali.
Baca Juga: Penghargaan Mitra Bhakti Husada 2021 untuk Perusahaan yang Berhasil Terapkan K3 dan Prokes
Dalam Inmendagri disebutkan bahwa kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini berada di PPKM level 2 bersama 22 kabupaten/kota lainnya di Jabar.
Ia menambahkan salah satu syarat setiap daerah bisa turun status levelnya yakni capaian vaksinasi COVID-19 minimalnya harus mencapai 50 persen dari total target sasaran.
Maka dari itu, Pemkab Sukabumi dibantu instansi lainnya seperti Polri, TNI, badan usaha, komunitas, relawan dan lain-lain terus berjuang untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi dengan melakukan berbagai cara dan upaya seperti blusukan ke setiap permukiman warga, sosialisasi dan edukasi pentingnya vaksin hingga menggelar kegiatan vaksinasi massal.
Meskipun status PPKM level 2 sudah disandang Kabupaten Sukabumi saat ini, namun tidak menyurutkan pemerintah dan berbagai instansi dalam melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat, karena targetnya seluruh target sasaran mendapatkan vaksin demi menjaga kesehatan warga dari serang virus mematikan ini.
Tidak hanya imbauan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan mulai dari mengenakan masker saat di luar rumah, menjaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau membilas menggunakan hand sanitizer setelah memegang sesuatu benda.
Baca Juga: Warga Lampung Mulai Longgar Terapkan Prokes, Ini Pesan Epidemiolog
"Meskipun capaian vaksinasi sudah di angka 50 persen, program percepatan imunisasi COVID-19 secara massal akan tetap kami lanjutkan apalagi, Bupati Sukabumi menargetkan akhir 2021 capaian vaksinasi harus tembus 70 persen," tambahnya.
Berita Terkait
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
7 Makanan Lebaran Khas Sukabumi yang Bikin Kangen saat Lebaran Tiba
-
Ramadan Penuh Berkah, Cleanermasjid & Driver ShopeeFood Kompak Bantu Masjid
-
Tanah Bergerak Guncang Bandung, 20 Rumah Rusak
-
Bencana Mengerikan di Sukabumi, BNPB: 5 Orang Tewas, Ratusan Rumah Rata dengan Tanah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar