SuaraJabar.id - Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym menyambut baik program One Pesantren One Product yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Aa Gym juga menilai pria yang akrab disapa Kang Emil itu memberikan bukti dapat memandirikan pesantren dari segi ekonomi.
"Sangat bagus dan terbukti sangat bisa meningkatkan kualitas kemandirian. Bisa juga memperbanyak lapangan kerja dan mudah-mudahan pesantren makin mandiri," kata Aa Gym, Kamis (16/12/2021) dikutip dari Antara.
Aa Gym berharap jumlah pesantren yang mengikuti program OPOP bisa terus meningkat. Apalagi, pembinaan dan fasilitas yang diberikan sangat menguntungkan dan jelas dalam mengembangkan potensi.
"Harapannya lebih banyak lagi pesantren yang dilibatkan, dilatih, dibina, difasilitasi, supaya potensinya maksimal," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Program One Pesantren One Product atau OPOP menunjukan perkembangan yang sangat baik. Oleh karena itu, Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil mengaku yakin OPOP bakal menjadi lokomotif dalam meningkatkan ekonomi keumatan di Jabar.
Hal tersebut diungkapkan Ridwan Kamil saat menghadiri Temu Bisnis dan Penyerahan Modal Usaha Pesantren Juara OPOP di Ponpes Daarut Tauhiid, Kota Bandung, Kamis (16/12/2021).
Bukan cuma emberikan banyak dampak positif dalam menghadirkan kesejahteraan bagi pesantren. Ridwan Kamil mengatakan OPOP diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar pesantren.
"Alhamdulillah, perkembangan sangat baik. Sampai hari ini, dalam tiga tahun, naik rata-rata hampir 1.000-an. Total sekarang sudah 2.500-an dan terus akan kita tingkatkan. Yang terbaik kita beri apresiasi dan juga untuk menjadi pembina," kata Ridwan Kamil dikutip dari Antara.
Baca Juga: Viral, Aa Gym Beri Penjelasan Hukum Umat Islam Mengucapkan Selamat Natal, Ini Faktanya!
Dia berharap peningkatan ekonomi keumatan disertai dengan penurunan kasus COVID-19. Selain itu, ia juga berharap kebangkitan dan pemulihan ekonomi dapat terakselerasi pada 2022, salah satunya melalui pesantren.
"COVID-19 sedang surut, kita pertahankan. Sehingga nanti 2022 pada mayoritas pembangkitan ekonomi. Salah satunya, ekonomi pesantren ini. Salah satu teladannya Daarut Tauhiid dan sebenarnya model OPOP ini datang dari pengembangan bisnis di DT," ucapnya.
Kang Emil mengatakan, OPOP juga mendorong seluruh pesantren untuk meningkatkan kualitas produk. Bahkan, pasarnya sudah tidak lagi hanya regional dan nasional, tetapi juga mulai go internasional. Salah satunya adalah ekspor jengkol dan produk fashion ke Uni Emirat Arab.
"Kemarin kita sudah ekspor ke luar negeri. Kapan pesantren bisa ekspor? Alhamdulillah sekarang bisa, kita niatkan supaya mereka maju," tuturnya.
"Karena pada dasarnya pesantren ini ada yang alumninya jadi kiai, kita doakan. Jadi konglomerat, jadi guru, jadi pemimpin, dasarnya adalah nyantri sesuai syariat Islam," imbuhnya.
Adapun tiga pesantren terbaik yang menjadi juara OPOP pada 2021, yakni Pesantren Al-Furqon Hantara - Kuningan - Produk Cuka Kayu Merk Family, Pesantren Sadang Lebang - Garut - Minuman Herbal Merk Gentong Mas dan Pesantren Thariqul Jannah - Kota Bekasi - Perdagangan Umum - Produk Sprei Merk Pulas.
Tag
Berita Terkait
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
-
Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
-
Kebakaran Gunung Ciremai Kian Meluas ke Majalengka
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan