SuaraJabar.id - Seekor monyet ekor panjang kembali menyantroni SMPN 10 di Kota Cimahi pada Sabtu (18/12/2021). Kedatangan monyet berukuran besar itu terekam kamera warga.
Untungnya, hari itu tidak ada aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi khawatir monyet liar tersebut datang lagi. Sebab, kawanan satwa liar sudah beberapa kali datang ke sekolah yang terletak di Jalan Cihanjuang itu.
"Iya monyetnya datang lagi kemarin. Ini informasinya lebih besar dari sebelumnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi pada Minggu (19/12/2021).
Sebelumnya, pihaknya sudah berusaha melakukan evakuasi terhadap kawanan monyet ekor panjang, bekerjasama dengan Puskeswan dan Damkar Kota Cimahi serta BKSDA Jabar. Namun ketika itu monyet tersebut tidak muncul.
"Akhirnya dipasanglah perangkap di sekolah. Tapi kemarin enggak kena," kata Harjono.
Pihaknya mengimbau semua siswa dan masyarakat yang berada di sekitaran SMPN 10 Cimahi agar tidak menganggu atau menyerang monyet tersebut. Sebab, apabila diganggu kawanan monyet itu malah akan menyerang balik.
"Harapannya masyarakat tidak sampai menggangu. Misal menembak dengan senapan angin karena hanya akan membuat monyet dendam dan menyerang," imbuh Harjono.
Terpisah, pawang hewan sekaligus pelestari lingkungan Steve Ewon memastikan kawanan monyet ekor panjang yang turun gunung dan berkeliaran tidak akan menyerang dan membahayakan siswa.
Asalkan semua orang di kawasan sekolah tetap membiarkan kawanan monyet itu berkeliaran.
"Bagaimana kita menyikapinya? Ya biarkan saja, karena kalau monyet di provokasi dia akan melawan karena monyet itu otaknya lebih dari pada bintang yang lain," jelasnya.
Ewon mengatakan, orang yang berada di lingkungan sekolah tersebut lebih baik tidak memberikan makan monyet apalagi sampai mengusir karena monyet itu merupakan hewan adatif.
"Dia itu adaptif, bisa makan serangga, pucuk daun, dan buah-buahan. Dia juga bisa hidup dalam hutan, perkotaan maupun, perkampungan," kata Ewon.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
1.928 Monyet Ekor Panjang untuk Ekspor: Sains Harus Menjawab Batas Etiknya
-
RI Ekspor 1.928 Monyet Ekor Panjang Senilai Rp137 Miliar ke AS dan China
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Yang Penting Lancar
-
Mengenal Tradisi Sate Cabai dan Bawang, 'Mantra' Unik Masyarakat Indonesia Halau Hujan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan