SuaraJabar.id - Libur Natal 2021 dimanfaatkan warga untuk berlibur. Salah satu kawasan wisata yang menjadi tujuan mereka adalah kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kawasan yang menyuguhkan wisata alam dan wisata buatan itu dibanjiri wisatawan. Bukan hanya berasal dari wilayah Bandung Raya, dari daerah lain seperti Jakarta dan sekitarnya pun terpantau memasuki kawasan Lembang sejak Sabtu dan Minggu, 24-25 Desember 2021.
Alhasil arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Lembang dipadati kendaraan wisatawan.
Berdasarkan analisa dan evaluasi jajaran Satlantas Polres Cimahi, selama akhir pekan yang bertepatan dengan libur Natal ada peningkatan 30 persen volume kendaraan.
"Selama dua hari libur Natal ini ada peningkatan kunjungan ke Lembang sampai 30 persen," ungkap Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto saat dihubung pada Minggu (26/12/2021).
Berdasarkan pantauan, kata Sudirianto, arus lalulintas di kawasan Lembang lebih ramai dan meriah di hari Sabtu kemarin.
Untuk itu pihaknya melakukan rekayasa lalulintas oneway sampai lima kali untuk mengurai kepadatan kendaraan.
"Hari ini lebih landai dari hari kemarin, karena kemarin kita sampai memberlakukan 5 kali oneway, kalau untuk hari ini baru 3 kali. Dari situasi di lapangan kendaraan tidak terlalu padat," ungkap Sudirianto.
Ia mengatakan arus balik kendaraan wisatawan pada libur Natal kali ini sudah terjadi sejak Minggu siang sampai malam hari.
"Untuk arus balik sudah mulai terjadi, meskipun tidak sekaligus. Karena besok masih hari kerja jadi wisatawan hanya memanfaatkan liburan di Sabtu dan Minggu ini saja," beber Sudirianto.
Baca Juga: Anak Pertama Jadi Kado Natal Terindah buat Felicya Angelista & Caesar Hito
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas tersebut, pihak kepolisian menerapkan buka tutup jalan atau oneway. Sementara sistem ganji genap tidak diterapkan pada momen libur Natal kali ini.
"Enggak ada ganjil genap, jadi kita terapkan kanalisasi dari simpang Beatrix sampai simpang Grand Hotel, kalau padat baru dilakukan oneway," pungkas Sudirianto.
Terpisah, General Manajer Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Sapto Wahyudi mengakui memang ada peningkatan kunjungan pada libur Natal kali ini. Meski begitu, pihaknya tetap menerapkan pembatasan dan protokol kesehatan.
"Kalau kamar kita full 50 persen sesuai carrying capacity. Kalau kunjungan biasa ramainya kemarin hari Sabtu," ujar Sapto.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Melbourne Jadi Kota Terbaik 2026 Versi Time Out, Ini Daftar Pengalaman Wisata Baru di Australia
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga