SuaraJabar.id - Sebagai seorang kepala keluarga, seorang bapak atau ayah suda tentu harus memenuhi kebutuhan keluarganya.
Terkadang penghasilan dari pekerjaan tetap saja tidak cukup bahkan kurang dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sebagai solusinya, para bapak bisa melakukan usaha sampingan atau mencari peluang usaha rumahan untuk bapak-bapak agar mendapatkan penghasilan tambahan.
Berikut adalah deretan peluang usaha rumahan untuk bapak-bapak untuk menambah penghasilan keluarga, diantaranya adalah:
1. Jual pulsa dan kuota
Kini pulsa dan kuota internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi banyak orang, terutama di kota besar. Pulsa dan kuota internet digunakan mulai dari untuk belajar, bekerja hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti belaja.
Hal ini bisa menjadi peluang usara rumakan untuk bapak-bapak yang ingin menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jika Anda tertarik menjalankan usaha ini, Anda bisa mulai dari menawarkan kepada teman terdekat, tetangga bahkan teman kantor yang membutuhkan pulsa dan kuota. Kini pulsa tidak hanya untuk handphone saja, token listrik sekarang sudah memakai pulsa.
Jika setiap hari banyak orang membeli pulsa, kuota atau token, bisa terbayang berapa banyak penghasilan tambahan yang Anda dapat.
Usaha ini pun tidak harus buka lapak atau sewa tempat. Jual pulsa, kuota dan token sekarang bisa melalui smartphone dan Anda hanya cukup menghubungi agen terdekat.
Baca Juga: Asyik Nobar Piala AFF, Aksi Bapak Ini Bikin Warganet Gemas: Besok Jangan Diajak Lagi
2. Usaha makanan beku atau frozen food
Usaha ini cocok bagi para bapak yang hobi mancing, bisa menjual hasil tangkapannya di rumah dengan cara menyimpannya dalam freezer box.
Selain jualan ikan, bisa, freezer box juga dipakai untuk menjual makanan beku lainnya. Sekarang sudah banyak agen produk frozen food yang menawarkan usaha menjual produk-produknya di rumah.
Usaha ini sangat cocok, mengingat frozen food atau makanan beku merupakan usaha yang banyak dicari orang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika pandemic Covid 19.
3. Laundry kiloan
Usaha ini dulunya menjamur di kota-kota besar, mengingat banyak pekerja yang tinggal di kostan-kostan dan tidak punya waktu untuk mencuci baju. Alhasil mereka membawa baju kotornya untuk dicuci di laundry.
Berita Terkait
-
Strategi Diskon dan Flash Sale: Solusi Bisnis atau Jebakan Konsumerisme?
-
Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
UMKM Wajib Tahu: Cara Naik Kelas ke Level Global dengan Modal Beasiswa
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Kembali Berjualan Usai Mogok
-
Mayor, Sapi Jumbo Milik Peternak KBB yang Dibeli Prabowo untuk Kurban
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua