"Untuk bantuan BPNT, PKH atau BLT, setahu saya Wiwin tidak dapat. Namun kalau orangtuanya pernah mendapatkan sembako dari pemerintah sebanyak dua kali. Adapun Kartu Indonesia Sehat (KIS) atas nama Wiwin, itu baru dibuatnya karena BPJS diblokir. [KIS] belum pernah digunakan untuk berobat, karena berbagai kendala," pungkasnya.
Sementara itu, Camat Purabaya, Mulyadi mengatakan, Wiwin menderita depresi sudah lama dan kejadian itu sudah ditangani pihak kecamatan, TKSK hingga aparat. Mulyadi membenarkan setelah sembuh, Wiwin kembali berangkat menjadi TKW ke Arab Saudi namun kambuh lagi dan pulang lalu dikurung.
Pemerintah, kata Mulyadi masih membujuk keluarganya agar mau membawa Wiwin ke RS dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor. Dalam hal ini, dukungan keluarga begitu penting bagi kesembuhan Wiwin.
"Dikurung sudah dua bulanan dan itu pun menunggu penanganan dan pihak keluarga masih butuh motivasi agar mau membawa Wiwin ke RS dr. H. Marzoeki Mahdi. Saya menekankan agar tim Puskesmas melakukan penanganan seperti diberikan obat atau penanganan secara layak. Keluarganya harus mendukung kesembuhan depresi," tegasnya.
Berita Terkait
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil